Beranda Politik Ray Rangkuti : Tidak Ada Salahnya Kalau BIN Dipimpin Oleh Sipil

Ray Rangkuti : Tidak Ada Salahnya Kalau BIN Dipimpin Oleh Sipil

0
BERBAGI

Radarkotanews.com, Jakart – Pergantian kepala BIN memang penuh kebutuhan politik dibandingkan kebutuhan publik. Sebagai analisa bisa-bisa saja alasan ketidak mampuan Sutiyoso mendeteksi ancaman negara.

Direktul Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti menjelaskan bahwa kerja BIN memang tidak berorientasi terhadap publik. Terkait kerja kepala BIN apakah sudah maksimal atau belum..hanya Presiden yang tahu sebagai usernya.

“Perlu masukan untuk perbaikan kerja intelijen kita. Kita memang tidak punya alat ukur khusus apakah kinerja intelijen sekarang lebih baik dari yang dulu.”ujar Ray dalam sebuah diskusi di bilangan tebet Jakarta, kamis (01/09).

Menurutnya, tidak ada salahnya kalau BIN dipimpin oleh sipil. Justru berbahaya kalau BIN dipimp oleh seseorang memiliki dua kepentingan. Ia mencontohkan, misalnya kepala BIN diambil dari orang partai. 

Pasalnya, kerja BIN memang rahasia, lalu bagaimana ia bisa mengukurnya dengan alat ukur yang umum, yang dirinya ketahui. Ray berpandangan bahwa tidak perlu ada persetujuan DPR untuk memilih Kepala BIN. Kewenangan DPR apakah BIN dipakai secara konstitusi.

“Yang tidak boleh adalah jika BIN digunakan Presiden untuk menangkap seseorang yang melawan presiden. Nah itu fungsi DPR untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan oleh presiden.”terangnya.

Kelihatannya saat ini sikap Istana tidak serius untuk ganti sutiyoso, tapi ada sikap partai politik yang membangun opini publik untuk segera mengganti sutiyoso dengan Budi Gunawan (BG).

Sementara di tempat yang sama Pakar Komunikasi Politik, Prof DR. Tjipta Lesmana mengatakan kalau dirinya boleh saran kepada Presiden jokowi, bahwa calon yang paling tepat menjadi Ka BIN adalah As’ad Ali. Dia merupakan mutiara yang hilang selama 8 tahun ia menjabat Waka BIN, menurut Tjipta Lesmana dirinya kagum dengan As’ad Ali sebab ia bekerja di BIN mulai di usia 22 thn. tutupnya.

(ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here