Rahmat Effendi: Kalau Jadi Pemimpin Harus Berdiri Disemua Golongan

RadarKotaNews – Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi, mengatakan bahwa Gubernur Jabar, pernah menyampaikan apabila kalau mau mencontoh kepala daerah yang akur datanglah ke kota Bekasi.

“Pendapatan kota Bekasi saat ini hampir mencapai Rp 6 triliun berkat doa dan sinergi warga Bekasi semua,”kata Rahmat
dalam acara Pelepasan dan Perpisahan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, di Gedung Serbaguna Al-Muhajirin, Jalan Cut Meutia Bekasi Timur, Jumat (09/02).

Lebih lanjut menurut Rahmat bahwa, kota Bekasi sangat kondusif, laju pertumbuhan ekonomi tumbuh sangat baik di tingkat nasional. Investasi masuk karena aman. Insentif guru SMA dan SMK akan ditingkatkan menjadi Rp 5.200.000,-.

Secara pribadi kata dia, masih merasa banyak kekurangan sebagai pemimpin Bekasi. Sampah dikota Bekasi sudah bisa dikelola menjadi energi positif, sampah dari DKI saat ini hampir mencapai 300 juta ton.

“Kalau jadi pemimpin harus berdiri disemua golongan, tetapi apabila takut berhenti saja dari pemimpin, kita tidak ada yang sempurna. Kalau sudah maju keberadabannya juga akan maju serta adanya kebersamaan yang dibangun dengan masyarakat.”katanya.

Ditempat yang sama Wakil Walikota Bekasi, H. Ahmad Syaikhu juga mengatakan, kita melihat kota Bekasi yang lebih maju dari 5 tahun lalu, ini semua bergerak bersama-sama, karena dengan kebersamaan kita wujudkan Bekasi dengan kebersamaan.

“Memang dalam membangun kebersamaan harus menjaga keseimbangan,”katanya

Menurutnya, rivalitas politik bisa saja, sebuah keniscayaan jangan dianggap tegang, kotor, politik itu sangat indah, mudah-mudahan tataran seperti ini tetap aman dan kondusif, inilah harapan kita semua dan membangun bersama-sama di kota Bekasi.

“Saya ditakdirkan spesial wakil, karena disini wakil disanapun wakil, tetapi wakil adalah penyeimbang dan teruslah berprestasi, serta Alhamdulilah Bekasi bisa kita wujudkan maju, sejahtera dan jadikan Pilkada ini sangat mengasyikkan.

(Adrian)