Beranda Nasional Rahman : Dalang Permasalahan Ada Di Istana Negara

Rahman : Dalang Permasalahan Ada Di Istana Negara

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Entah hutang budi seperti apa bentuknya sehingga Jokowi harus tunduk dan patuh pada sosok Profesor Intelejen AM Hendropriyono. Karakter Jokowi yang mengakar salah satunya lewat Program ESEMKA saat menjabat sebagai Walikota solo, luntur seketika saat harus menuruti Syahwat Hendro pada program Mobnas Indonesia (PT. Adiperkasa Citra Lestari) dan Malaysia (Proton).”Kata Presedium MAK
(Mabes Anti Korupsi), Rahman Latuconsina di jakarta, senin (17/08).

Menurutnya, penandatanganan MoU mega Project ini jelas mencoret muka Jokowi, dan martabat semesta Rakyat Indonesia. Mengkaji hub kedua Negara hanya akan membuat Kita sakit hati, lalu kemudian disini posisi kita jelas sebagai ‘Followers’ (Pengikut-Red). Sakitnya tuh disini…!!!

Selain itu Hendro, memang merupakan salah satu dalang di Istana Negara. Sangat disesalkan jika kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya bisa menyaksikan dari luar pagar Istana bagaimana “perampokan” besar-besaran itu terjadi.

Hal ini Jelas terjadi Konspirasi bernuansya Korup pada Mega Poroject ini, bagaimana mungkin Project besar antar kedua Negara maju dan berkembang kemudian harus dikawal oleh Perusahaan Abal-abal yang tidak jelas trackrecod-Nya. Perusahaan KW3 yang hanya berkantor secara no maden (Tidak tetap-Red) dari ruko ke ruko.”Ungkap rahman.

Apa bukan dagelan namanya jika Hendro, memaksakan PT. Adiperkasa Citra Lestari yang tidak piawai bahkan tidak punya pengalaman di bidang otomotif sama sekali kemudian  mengawal project ini???
harus diusut tuntas !!!”Tegasnya.

Kuat dugaan Hendro, menghipnotis sosok Protagonis “Joko Widodo”. Bahkan soal menantunya, dengan santai Hendro memberikannya ‘bintang’ dan menduduki jabatan Danjen Pasampers.”Terangnya.

“Jika ini terus terjadi, dijajah bangsa sendiri…maka berdaulat di bidang otomotif hanya akan menjadi MIMPI”Pesan rahman.(Id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here