Beranda Hukum Proyek Sayoang Yaba Maluku Utara, Diduga Merugikan Keuangan Negara 49,5 M

Proyek Sayoang Yaba Maluku Utara, Diduga Merugikan Keuangan Negara 49,5 M

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Aliansi Pergerakan Pemuda Indonesia (APPI), berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (17/6).

Koodinator Aksi, M. Reza Makayoa beberkan masalah kasus di Maluku Utara dimana Wisnu Broto ini adalah Kejati Maluku Utara dan dimana juga ada Oknum Kadis PUPR yang Bernama Jafar Ismail, oleh karena itu, kami meminta Kejaksaan Agung RI untuk Mengusut tuntas kasus Korupsi sebesar 49,5 Miliar. 

Menurut Reza, Sayoang Yaba adalah kasus Jalan di daerah Maluku Utara, dimana kata dia, Lembaga Hukum tidak mampu ditegakkan bila Para oknum hukum itu sendiri, dan anehnya lagi Wisnu Broto tidak bisa Menyelesaikan kasus di Provinsi Maluku Utara, dan setiap ada pergantian Kejati tetap tidak bisa menyelesaikan masalah.

Kami menilai, Pergantian ini Menandakan ada Kongkalikong antara Pejabat Hukum dan Oknum kadis PUPR yang Bernama Jafar Ismail

“Kita meminta untuk menggelar Perkara Kasus Sayoang Yaba dimana Jafar Ismail adalah pelakunya,”ujar Reza

Selain itu kami juga berharap Kejagung menyampaikan di Kejati Maluku Utara untuk menggelar Perkara, terkait kasus tersebut, kenapa tidak di usut tuntas. 

“Sekarang Pemerintahan yang baru ini adalah Supermasi hukum, kasus ini bukan Wisnu Broto karena beliau adalah Kejati Maluku Utara, tetapi yang paling salah adalah Jafar Ismail dimana Kasus Sayaong Yaba telah Merugikan Negara sebesar 49,5 Miliar.”tegas Reza.

Dalam aksi tersebut Aliansi Pergerakan Pemuda Indonesia (APPI) menuntut :

  1. Usut Tuntas dugaan Korupsi 27 IUP Ilegal yang ada di Prov. Maluku Utara. 
  2. Mendesak kejagung RI H.M Prasetyo panggil Wisnu Broto yang menjabat sebagai Kejati Maluku Utara untuk dievaluasi dan segera di copot, jika tidak secepatnya melakukan gelar perkara kasus Sayoang Yaba yang diduga kuat melibatkan Jafar Ismail atau selaku Kadis PUPR seumlah 49,5 M.
  3. Mendesak Kejagung RI segera bentuk tim investigasi guna untuk menelusuri proses penyelidikan kasus Sayoang Yaba yang merugikan keuangan negara sejumlah 49,5 M.
  4. Kadis PUPR Jafar Ismail wajib bertanggung jawab dan Kejati Maluku Utara segera ditetapkan tersangka baru.
  5. Bongkar potret buruk serakah mereka serta ketidakbecusan Kejati Maluku Utara.(Adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here