Beranda Nasional PRD Harus Ambil Inisiatif Cabut Mandat

PRD Harus Ambil Inisiatif Cabut Mandat

0
BERBAGI

Radarkotanews – Tujuh bulan telah berlalu sejak pelantikan Jokowi-JK, beberapa pihak mulai mempertanyakan kinerja pemerintah terutama terkait janji-janji menegakkan trisakti, nawacita dan revolusi mental sebagaimana menjadi ikon kampanye Jokowi-JK pada pemilihan presiden 2014. selain meragukan kemampuan pemerintahan, Jokowi juga disinyalir tidak memiliki perbedaan haluan yang signifikan dengan pemerintah sebelumnya. Wakil Ketua Umum Haris Sitorus mengatakan bahwa saat ini penduduk indonesia merasa asing terhadap bangsa sendiri ini merupakan kekawatiran kita.

Menurut haris, Trisakti adalah salah satu gagasan besar yang diusung oleh soekarno sebagai antitesa dalam melawan imperialisme dan kapitalisme.

“Gagasan besar soekarno ini menjadi komoditias kampaye yang menyeret sintimen pemilih untuk memberikan suara kepada Jokowi-JK” ujar Haris memberikan paparannya dalam diskusi yang bertajuk ” Relevansi Gagasan Bung Karno dalam Membangun Masyarakat Indonesia Adil Makmur” di Warung Komando kawasan Tebet, Jakarta (04/06/2015).

Masih menurut Haris, pada dasarnya kedua pasangan capres-cawapres pada pilpres 2014 lalu mengusung yang relatif sama yaitu program kemandirian bangsa yang menjadi nafas Trisakti.

“Parta Rakyat Demokratik (PRD) mendesak pembentukan republik indonesia ke empat, yang berlandaskan pada pancasila sebagai dasarnya, trisakti jalannya dengan masyarakat indonesia adil dan makmur sebagai tujuannya,” tuturnya.

Lanjut haris, pasca reformasi 1998 secara substansif telah melenceng dari tujuan dan semangat proklamasi dan UUD 1945.

“Kita juga melihat barang-barang yang diimpor merupakan barang yang berasal dari china dimana china saat ini betul-betul sebagai penguasa pasar,” jelasnya.

Dibawah Orde Baru (Orba) modal asing diundang kembali dan diberikan keleluasaan untuk mengeploitasi kekayaan alam indonesia dan memasung hak-hak politik rakyat.

“Sementara indonesia saat ini pasca reformasi 1998 bangsa ini nyaris tidak punya kedaulatan politik kemandirian ekonomi dan keperibadian nasional,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama pendiri Teropong Senayan Ariady Ahcmad menyampaikan bahwa dirinya lebih percaya dengan teman-teman PRD ketimbang dengan instansi pemerintahan.

Ariady menyatakan bahwa seorang Jokowi merupakan kemasan media yang dibiayai oleh orang-orang kapitalis.

“Jokowi drop PRD harus ambil inisiatif cabut mandat, buat apa dipertahankan kalau tidak bisa membenahi situasi yang kacau balau seperti saat ini” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here