Prabowo: Kita Memerlukan Pertahanan Yang Kuat, Dukungan Yang Kuat Jika Ingin Sejahtera

RadarKotaNews – Capres RI No. Urut 2, Prabowo Subianto tuangkan dalam Paradoks bahwa Indonesia tidak ada yang baru tapi inilah perjalanan pencerahan diri saya. Nilai yang ditanamkan adalah supaya Indonesia hidup berdaulat dan tidak menjadi antek asing.

“Semua harus berkorban jiwa raganya agar Indonesia tidak lagi menjadi antek asing.”kata Prabowo dalam acara bedah buku ngobrol bareng bersama 300 Jenderal dan Para Intelektual bertajuk “Ekonomi Kerakyatan Sebagai Solusi Tatanan Ekonomi Indonesian Dan Global” Hotel Sari Pan Pacifik Jalan M.H Thamrin, Menteng, Jakarta, Sabtu (22/09/18)

Menurut Prabowo, dari umur 18 Tahun saya sudah menanamkan pada diri saya bahwa saya sudah menyerahkan jiwa raga saya untuk Indonesia.

“Jangan sampai kita memberikan sejengkal tanahpun kepada bangsa asing. Dari awal ekonomi kita harus berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Sementara inti masalah yang saya temukan sekarang adalah bahwa sistem ekonomi kita sekarang menyimpang dari UUD 1945.”tukasnya

Prabowo sebut dalam semua bidang para intelektual harus bersikap tegas berkorban kepada bangsa Indonesia bukan menjadi antek asing. Jadi yang menjadi permasalahan ekonomi kita adalah mengalir keluarnya Kekayaan Nasional, dimana kekayaan Nasional kita tidak dikelola dengan baik. Menurut Menko Darmin juga pernah disampaikan ekonomi kita terpuruk karena cadangan devisa kita tidak kembali.

Ada lagi Ibu Susi Pudjiastuti yang mengatakan bahwa ekonomi kita kurang bagus karena adanya pencurian ikan yang menyebabkan negara mengalami kerugian 2.000 triliun. Dengan kekayaan yang luar biasa masyarakat kita tidak bisa merasakan keadilan.

“Ekonomi melemah juga karena ditandai rupiah kita terus melemah terhadap mata uang asing.”jelasnya

Prabowo menyimpulkan semua Indikator yang ada, bahwa kita berada pada kondisi yang kurang baik saat ini. Selain itu Prabowo juga mengukutip dari pernyataan rekannya bahwa jika menghadapi situasi perang kita hanya mampu bertahan 3 hari.

Oleh karena itu kita memerlukan pertahanan yang kuat, kita memerlukan dukungan yang kuat. Jika kita ingin sejahtera, maka kita harus kuat dan bersatu.

“Kita harus berani mengambil sikap, bahwa kekayaan Indonesia harus kita rebut kembali kita bangkitkan kembali. Jadi mari kita kembalikan Ekonomi kita sesuai dengan UUD 1945 dimana disana terdapat Pasal 33 yang harus kita pedomani dan dilaksanakan.”ajak Prabowo.(wawan)