PPI Berbeda Dalam Wadah Bersatu Dalam Politik

RadarKotaNews – PPI didirikan pada tahun 2011, berbeda dalam wadah, bersatu dalam politik, Semua partai Islam, harus ada di belakang Front Hizbullah.

Begitu di katakan ketua Pengajian Politik Islam (PPI), K.H. Cholil Ridwan dalam acara ngaji bareng dan Deklarasi GISS di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Jalan Lapan, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (24/03)

Lebih lanjut Cholil Ridwan mengatakan bahwa orang islam yang tidak mau bergabung dengan kita, mereka bergabung dengan partai syaitan. Alhamdullilah jama’ah kita banyak.

Menurutnya, Kalangan bawah, juga dapat menilai politik, apa itu politik sosialis, liberal, islam dll.

“Tetap PPI ini kita namakan pengajian. Tidak ada larangan mengaji PPI harus di masjid, bicara ekonomi di masjid, bicara agama di masjid. Panggilan Jihad.”katanya.(Adrian)