PP Sula: Sukseskan Festival Maksaira III Tahun 2019

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Kab. Kepsul, Herdiyanto Bone

RadarKotaNews, Kepsul – Kegiatan Maksaira III segera digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Dinas Pariwisata Kab. Kepsul akan menjadi Pilot Project kegiatan yang puncaknya bersamaan dengan Peringatan HUT RI ke-74.

Dukungan untuk kesuksesan kegiatan ini terus berdatangan, salah satunya dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kab. Kepsul, Herdiyanto Bone menyerukan, “Festival Maksaira adalah ciri khas dari Torang di Sula, yang filosofinya adalah kebersamaan, gotong-royong dalam mengahadapi suatu pekerjaan, dan bermusyawarah dalam menyikapi suatu masalah, dan ini sudah menjadi tradisi yang diajarkan moyang-moyang Kami di Sula.”

“Jadi sebagai anak negeri wajib Kita mensukseskan acara tersebut sebagai bentuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal,” kata Herdiyanto Dalam keterangan persnya kepada awak media, Kepsul, Maluku Utara, Rabu (7/8/19)

Kemudian lanjutnya, terkait dengan adanya polemik di ruang publik, mengenai salah satu item kegiatan diacara Festival Maksaira III yang terkendala yakni Gablil Hai Sua, dimana agenda ini seperti Napak Tilas untuk mengenang dan mempelajari sejarah Sula, mempelajari sejarah dan budaya dengan mengelilingi Pulau Sulabesi.

“Sangat disayangkan jika kemudian ada pihak-pihak yang kemudian menghambat, karena selain ini merupakan ritual sakral Gabalil Hai Sua juga satu bentuk kegiatan yang bisa mempromosikan wisata Sula, mengenalkan Sula secara Nasional bahkan di Mata Dunia”, ucap Pria yang keseharian meggunakan Peci warna merah ini.

Seperti diketahui ada perdebatan menarik terkait jembatan Tanaga Desa Kabau, jembatan yang menghubungkan Kabau Pantai dan Kabau Darat dimana ini menjadi rute dari agenda mengelilingi Pulau Sulabesi dalam Gabalil Hai Sua tadi.

Oleh karena itu, Herdiyanto berharap ada kesadaran kolektif dari Torang semua, bahwa ini hajat Pemda, hajat Kita semua, mari Kita jaga Marwah pemerintah daerah, karena mereka adalah cerminan Kita semua.

Sementara itu pihak Dis-Par Kab. Sula dalam rilis resminya kepada media beberapa waktu lalu mengatakan bahwa issue item kegiatan pada Festival Maksaira III yakni gablil hai sua batal digelar itu ‘hoax‘. Bahkan animo masyarakat untuk kegiatan ini diprediksi meningkat dari tahun lalu. Diinformasikan sudah puluhan peserta mendaftar dan akan ada ratusan orang yang mengelilingi Pulau Sulabesi.

Terakhir Ketua PP Sula menambahkan, “semoga pihak berwenang segera mengambil langkah persuasif serta strategis, berdialog dengan pihak-pihak yang kemudian menjadi aral dalam giat ini, karena saya yakin mereka juga bagian dari Sula dan Cinta akan tanah kelahirannya.” tutup Herdiyanto Bone.(RL)