Potensi Pelanggaran Pemilu Serentak 2019 Ada Pada Caleg

RadarKotaNews, Tangerang – Dalam Pemilu 2019 yang merupakan Pemilu Serentak Pileg dan Pilpres, dikhawatirkan potensi pelanggaran ada pada para Caleg karena untuk menarik simpati masyarakat. Dasarnya adalah diperkirakan nanti para caleg bisa saja tenggelam dibanding para Capres dan Cawapres.

Hal tersebut di sampaikan Ketua Bawaslu Kota Tangerang selqtan, Muhammad Acep dalam Rakor Pengawasan Tahapan Pileg dan Pilpres serta penandatanganan Pakta Integritas Parpol Peserta Pemilu 2019, di Kantor Bawaslu, Jalan Raya Nusa Indah, Ciputat, Tangsel, Senin (27/08)

Disinilah akan dimungkinkan terjadi pelanggaran. Lebih lanjut menurut dia, Para Caleg menghalalkan segala cara untuk bisa memperoleh dukungan masyarakat.

“Untuk itu Bawaslu Kota Tangsel akan terus melakukan pengawasan.”katanya

Pasalnya, Bawaslu Tangsel akan berupaya transparan, akuntabel dan akurat terutama dalam pengawasan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan proses penghitungan suara nanti.

“Untuk membantu pengawasan maka sesuai aturan Partai Politik diperbolehkan membentuk Pengawas di masing-masing TPS.”pesan Acep.

Di tempat yang sama, Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Slamet Sentosa juga mengatakan, Sesuai UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 ayat (1) memuat Larangan dalam kampanye.

“Dimana didalamnya ada larangan berkampanye dengan mempersoalkan dasar Negara Pancasila dan UUD 1945. Saat ini banyak yang mendeklrasikan gerakan – gerakan yang dinilai melanggar aturan ini.”tukasnya

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada parpol peserta Pemilu untuk mempelajari aturan dan undang-undang Pemilu agar tidak melanggar peraturan yang berlaku.(Adrian)