Beranda Hukum Polri Merupakan Instrumen Keharmonisasian Di Tolikara-Papua.

Polri Merupakan Instrumen Keharmonisasian Di Tolikara-Papua.

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Dalam menyelesaikan permasalahan hukum di daerah konflik seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah karubaga tolikara Papua, pihak kepolisian harus melakukan pendekatan persuasif, bisa seperti mediasi, tanpa harus mengenyampingkan Penegakan hukum yang ada, dan itu bagian terakhir bukan tujuan utama, dan posisi polisi saat ini dengan menerapkan penegakan hukum malah justu akan berhadapan dengan masyarakat, bisa membelah masyarkat serta malah tingkatkan tensi konflik.”Kata Ketua Divisi Hukum dan Advokasi PAPEDA Institute, Laode M. Rusliadi Suhi, SH. di jakarta, rabu (12/08).

Menurut Laode M. Rusdi, Dalam penegakan hukum didaerah konflik, polri harus mengedepankan juga Inpres nomor 1 thn 2014 tentang” ganguan keamanan dalam negeri”.

Selain itu pihak-pihak yang segera dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak polri, harus menyelesaikan dengan pola mediasi dalam pihak-pihak yang berperkara, seharusnya mengundang atau menghadirkan berbagai unsur tokoh-tokoh agama, budaya dan pemerintah terlebih dahulu untuk duduk bersama dalam rangka menjaga keharmonisasian dengan pendekatan kearifan lokal guna tercapainya suatu ketertiban di masyarakat.”tegas laode.(RS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here