Beranda Daerah Perlu Pengawasan Orang Tua dan Tokoh Masyarakat Dalam Penggunaan Gadget dan Akses...

Perlu Pengawasan Orang Tua dan Tokoh Masyarakat Dalam Penggunaan Gadget dan Akses Media Sosial Terhadap Anak

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Memahami daerah pedesaan yang masih tertinggal dalam segi teknologi dan pengoptimalkan gadget dan media sosial membuat dorongan untuk pengabdian kepada masyarakat. Mulai dari Siswa Tingkat SMP, SMA sederajat, guru hingga warga sekitar.

Demikian disampaikan Aktivis Muda kebangsaan dari Kampus Y.A.I Jakarta, M Abu Bakar Maulana dalam sebuah seminar menyambut HUT RI Ke-72 tahun di Tangerang, Sabtu (12/08/17).

Dalam rangka itu mahasiswa mengabdi membuat Seminar Gadget dan kewirausahaan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi gadget di wilayah desa tersebut. Tepatnya di sekolah MAN 4 Desa pejamuran Pasilian, Kronjo Kabupaten Tangerang. Materi di bawakan oleh M Abu Bakar Maulana salah satu Aktivis Muda kebangsaan dari Kampus Y.A.I Jakarta, dia memberikan paparan peran dan fungsi gadget yang di balut dengan konsep perekonomian kerakyatan di hadapan 250 peserta berbagai elemen masyarakat.

“memahami peran dan fungsi gadget itu harus sesuai Usia dan Aktivitas Keseharian yang di lakukan, jangan memiliki gadget canggih keluaran terbaru lalu tidak sesuai dengan fungsinya guna menunjang kegiatan, Harus ada kriterianya yaitu tujuan yang ingin di capai, mutu, media dan fitur yang di gunakan hingga biaya sesuai dengan keadaan ekonomi kita.”

“Seperti siswa sekarang banyak sekali yang memakai gadget terbaru lalu tanpa di sadari sikap dan kreativitasnya teralihkan oleh pengaruh gadget dan media sosial, hamper 60% Tidak jarang mereka menggunakan gadget saat jam pelajaran. Penggunaan gadget untuk menghitung, internet, bahkan untuk sms, game, dan membuka jejaring sosial. Bukan sebagaimana gadget di manfaatkan untuk membantu proses Pendidikan dan bagi masyarakat membantu proses laju pembangunan perekonomian” Lanjut itu

M Abu Menambahkan “dalam persoalan akhir – akhir ini yang memicu tindakkan bahwa maju teknologi semakin bertambah juga presentase kriminal tersebut jika tidak ada pengawasan mulai dari orang tua hingga lembaga terkait. memulai dengan media sosial dan di tambah fitur – fitur Gadget timbulah problem seperti Bullying hingga memprovokasi kebencian terhadap SARA, Pornografi, Transksi Narkoba, Judi online, Penculikan pemerkosaan anak hingga Prostitusi. Yang berawal dari ketidak tauan peranan dan fungsi gadget dan media sosial itu sendiri.”

Di samping itu M Abu menekankan “ bahwa sudah ada regulasi Pemerintah yang mengeluarkan tentang UU ITE yang di revisi tahun lalu dengan konsekuensi ancaman pidana dan denda, lalu di tambah dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia yaitu jika media sosial dengan penyebar kebencian SARA hukumnya itu Haram”

Dan tidak hanya itu “Gadget dan media sosial itu merupakan salah satu faktor penentu kemajuan laju perekonomian desa, dengan proses berkarya yang memanfaatkan fitur Gadget dan akses promosi melalui media sosial sangat memudahkan dalam segi informasi, perdagangan jasa dan barang yang ada di wilayah tersebut hingga dapat go internasional, Seperti Online Shop dari produk – produk asli desa, Eksport barang ke luar negeri, kegiatan simpan pinjam hingga proses kemudahan penyaluran bakat dari desa ini“

Oleh karena itu M abu bakar Maulana mengajak kepada semua elemen masyarakat “agar dalam pengawasan hal tersebut faktor kunci utama adalah mendalami ajaran Agama, nilai – nilai ketuhanan, lalu Pendidikan karakter, memberikan situs – situs yang sesuai dengan usianya dan membatasi penggunaan gadget agar tidak terpaku kesehariaanya oleh gadget, ditambah perlu adanya pengawasan dari Orang tua dan Tokoh Masyarakat sekitar untuk ikut mengawasi dalam penggunaan gadget dan akses Media Sosial.” (fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here