Beranda Ekonomi Perlu Dibentuk Regulasi Untuk Menghapus Hutang Najis, Agar Tidak Lagi Menjadi Beban...

Perlu Dibentuk Regulasi Untuk Menghapus Hutang Najis, Agar Tidak Lagi Menjadi Beban APBN

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), Pengertian sederhana dari Tax Amnesty adalah pengampunan, namun tidak hanya pajak, karena hanya kejahatan seperti terorisme dan narkoba saja yang tidak masuk dalam tax amnesty.

Dijelaskan Sekjen Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), Arif Hidayatullah mengatakan bahwa Pada diskusi tax amnesty 16 Maret 2016 lalu yang dihadiri oleh M. Misbakun mengatakan, hanya terorisme dan narkoba saja dan kasus yang sudah mempunyai putusan hukum serta P21 yang tidak masuk dalam tax amnesty ini.
“Itu artinya korupsi masuk dalam daftar pengampunan.”tegas Arif dalam rilis nya di Jakarta, jum’at (25/03/2016).

Sambung Arif ia menilai, harapan dari kebijakan Tax Amnesty ini salah satunya adalah rakyat indonesia yang mempunyai simpanan uang diluar negeri dapat ditarik masuk kembali ke indonesia. Karna rencananya dalam regulasi Tax amnesty ini diatur jaminan tidak dapat dipidana bagi mereka yang sebelumnya tidak mendaftarkan kekayaan serta tidak melakukan wajib pajak (WP). Yang kemudian dapat menambah pendapatan negara dalam hal pajak serta dapat menggerakkan perekonomian yang sedang payah seperti sekarang ini.

Menurut nya, skandal BLBI yang belum jelas prosesnya wajib menjadi perhatian. Karna skandal ini adalah skandal terbesar dalam 17 tahun terakhir yang membebani APBN 60 Trilliun setiap tahunnya hingga 2055.

BLBI ini adalah kebijakan hutang luar negeri yang diambil oleh pemerintah untuk menyelamatkan Bank-bank yang kolaps akibat krisis 1997-98. Karna kebijakan ini tidak untuk kepentingan rakyat tapi harus rakyat yang membayarnya maka kemudian skandal ini disebut sebagai Hutang Najis.

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) memandang bahwa, karna hanya kasus yang sudah diputuskan dan P21 saja yang tidak memperoleh pengampunan, maka perlu dibentuk Regulasi untuk menghapus hutang najis tesebut agar tidak lagi menjadi beban APBN. Jangan sampai pelakunya diampuni tapi imbas dari apa yang dilakukan masih terus menggerogoti. Jika hal ini tidak dilakukan, maka jelas untuk apa sebenarnya Tax Amnesty ini dibuat.”tutup Arif.(ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here