Beranda Nasional Pemuda Harus Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Pemuda Harus Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

0
BERBAGI

RadarKotaNews, Mataram – Gelar Dialog Kepemudaan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) kota Mataram bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Lembaga BIUUS Indonesia, dan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat), NTB, Sabtu, (03/11/18).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Rektorat Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat). Kegiatan tersebut mengambil tema “Penguatan Pemuda Kreatif menuju Era Revolusi Industri 4.0”.

Tema itu dipilih, karena Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Mataram melihat persaingan kedepan sangat tinggi. Sistem kehidupan manusia tidak akan bisa menghindar hadirnya digitalisasi. Siapa yang tidak bisa bersaing dan beradaptasi, maka siap-siap untuk tertinggal.

Untuk itu, PDPM Kota Mataram ingin memberikan pemahaman kepada pemuda se-Kota Mataram terkait revolusi industri 4.0 atau era digitalisasi ini. “Jangan sampai pemuda hari ini, menggunakan Gadget hanya digunakan untuk mengupdate status saja, dan tidak menggunakan Gadget itu dengan kritis, ” ucap Hamjah Diha selaku sekretaris PD PM Kota Mataram dalam sambutannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, H. Arsyad Gani, M. Pd selaku rektor UMMat, Mosleh Syuab selaku sekretaris PWPM NTB, Andi Fajar Asti selalu ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, Fery, S. Sos, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Dr. Abdul Wahid, M. Pd Selaku Akademisi UIN Mataram.

Yang menjadi keynote speaker dalam kegiatan tersebut adalah H. Arsyad Gani, M. Pd. Dalam kesempatan tersebut, Arsyad Gani menekankan bahwa bagaimana peran pemuda kedepan. Ia mencontohkan bagaimana perjuangan pemuda Ashabul Kahfi. “Setelah kalian keluar dari kegiatan ini (pulang ke rumah/kos masing-masing) bacalah surat al-Kahfi,” ucapnya dalam forum dialog kepemudaan tersebut.

Selain itu, Rektor UMMat itu menjelaskan bagaimana peran pemuda kedepan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Ia melihat bahwa pemuda sangat penting untuk memainkan perannya dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 tersebut.

“Pemuda sangatlah penting dalam menentukan nasib bangsa kedepan, bagaimana Sukarno berpidato pada zaman itu sangat semangat dan sangat berharap kepada pemuda,” ungkap wakil ketua PW Muhammadiyah NTB itu.

“Sukarno pernah berkata, berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya,… beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” lanjutnya.

Pemateri lain, Andi Fajar Asti menjelaskan pentingnya menyiapkan pemuda unggul dalam menghadapi era digital sekarang ini. Calon ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu memulai pembicaraannya dengan sebuah pertanyaan yang memancing peserta dan refleks dalam mendengarkan materi. “Kedepan kalian mau jadi apa?,” tanyanya dalam forum itu.

“Jangan sampai kita tidak memiliki Skill yang mumpuni dalam memasuki Revolusi Industri dan Bonus Demografi, karena bisa dipastikan kita akan menjadi penonton dan pasif” kuncinya.

Lanjut Fery, bahwa “yang akan menguasai Dunia adalah yang paling mampu menyimpan banyak data atau di sebut Big Data” Tegasnya.(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here