BERBAGI

RadarKotaNews – Sejumlah massa Dari Kaum Perempuan Indonesia gelar aksi unjuk rasa di┬ádepan Istana Merdeka, jakarta, minggu (08/07). Mereka menuntut Pemerintah segera mengangkat jenazah para korban KM Sinar Bangun dari Dasar Danau Toba.

Aktivis senior, Ratna Sarumpaet mengatakan tragedi tenggelamnya kapal sinar bangun di danau toba beberapa waktu lalu merupakan tragedi kemanusiaan dimana pemerintah telah menghentikan proses pencarian para korban di danau Toba.

“Perempuan adalah ujung tombak perubahan. Jangan takut untuk berbicara tentang kebenaran.”katanya

Ditempat yang sama Anggota DPD RI, Fahira Idris juga memohon kepada pemerintah agar melanjutkan pengangkatan 164 korban di Danau Toba.

“Pemerintah belum maksimal dalam menangani korban di Danau Toba.”tegas Fahira.

Menurutnya, Tidak maksimalnya pemerintah dalam menangani permasalan itu adalah suatu bentuk pembiaran dan itu adalah pelanggaran HAM yang dilakukan secara sadar.

Sebab kata dia, Alasan dihentikannya pencarian tersebut tidak disampaikan secara transparan kepada publik.

“Penghentian proses pencarian korban akan membuat cacat nama indonesia dimata dunia dan membuat danau toba menjadi kuburan masal.”tutupnya. (Wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here