Beranda Hukum Pembatasan Terhadap Makana dan Keluarga Ingin Menjenguk Para Napi Teroris, Itu Salah...

Pembatasan Terhadap Makana dan Keluarga Ingin Menjenguk Para Napi Teroris, Itu Salah Satu Pemicu

44
0
BERBAGI

RadarKotaNews – Kekacauan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa dua Depok oleh tahanan Teroris dengan menewaskan 5 anggota Brimob dan 1 Napiter.

Menurut Tim Pengacara Muslim, Acmad Michdan, bahwa hal tersebut terjadi karena masalah makanan, sudah beberapa minggu asupan makanan mereka berkurang, yang tadinya makanan dari keluarga yang membesuk boleh masuk, kemudian kemarin tidak bisa masuk.

“Tokoh-tokoh islam harusnya memberikan pencerahan kepada sodara-sodara kita agar dapat kembali kepada Jalan yang benar.”kata Acmad Michdan saat Konferensi Pers bertajuk “Proposal Mediasi Masalah Mako Brimob”
di Kantor Pusat MER-C, Jalan Kramat Lontar No. J -157, Jakarta Pusat, kamis (10/05)

Acmad Michdan berharap agar dilakukan penanganan yang tepat agar mereka dapat sadar. Sebab kata dia, Dalam penanganan Proses Penangkapan Terorisme ini, Anggota yang menangani Kasus tersebut banyak pelanggaran kekerasan yang dilakukan dan juga mereka tidak memberikan kesempatan kepada para Terduga/Tersangka teroris.

‘Perlakuan-perlakuan pembatasan terhadap makana dan ataupun keluarga yang ingin menjenguk para Napi teroris, yang dimana hal tersebut salah satu pemicu, dari awal penangkapan sampai penahanan.”katanya.

Di jelaskan Acmad Michdan, bahwa selama ini cara pembelaan kita terhadap Sodara kita para Napi teroris sesuai dengan Prosedur, dan cukup netral. Seharusnya kata dia, apabila mereka dipandang keliru dalam suatu pemahaman yang bertentangan dengan agama, seharusnya diberikan tempat untuk meluruskan mereka kembali yang disediakan oleh tokoh agama negara dan Negara ini.

“Hikmah dari kejadian ini, dengan penanganan Apropcmen sangat bagus, dan semoga kedepanya lembaga yang bersangkutan dapat merubah prosedur dalam penanganan kasus terorisme.”tukasnya.(adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here