Beranda Politik PBNU: Demokrasi Itu Sah Tidak Bertentangan Dengan Agama Ataupun Islam

PBNU: Demokrasi Itu Sah Tidak Bertentangan Dengan Agama Ataupun Islam

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Ketua PBNU, Robikin Emhas menilai, Pemilu itu hanya merupakan salah satu pilihan calon dengan berbagai mekanisme agar sirkulasi politik itu bisa berjalan secara bergantian.

“Demokrasi adalah dipilih sebagai yang terbaik di negara kita.”kata Robikin dalam diskusi yang bertajuk “Pilkada Tanpa SARA Memperkuat Ketahanan Sosial Untuk Pilkada Damai”, yang di gelar oleh SETARA Institute di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (08/02).

Sambung Robikin, bahwa ajang demokrasi dinilai sebagai jalannya bertentangan dengan agama Islam, saya katakan dan menegakkan jalan demokrasi itu adalah sah tidak bertentangan dengan agama ataupun islam. oleh karena itu siapa pun yang terpilih secara demokrasi melalui secara mekanisme adalah hukumnya sah sebagai pemimpin.

Menurut dia, ada dua hal yang diukur yang pertama apakah secara hukum Pilkada berlangsung secara demokratis dengan maraknya money politic, sebab money politic ini mengurangi kemerdekaan dan kebebasan sebagai warga negara yang harusnya memilih secara bebas berdasarkan hati nurani masing masing untuk menentukan pilihan politik.

Kemudian tambah Robikin, uang itu bisa mempengaruhi pemilihan, padahal hukumnya tidak siapapun dan apapun boleh mempengaruhi dan berpotensi mengurangi kebebasan orang dalam menentukan pilihan, pasalnya, politik identitas sangat marak dan sangat di gunakan untuk para pasangan maupun calon untuk memperkuat suara pemilihannya.

(Adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here