Beranda Politik PB HMI: Di Era Digital Sulit Membedakan Gerakan Mahasiswa Yang Berisi Fakta...

PB HMI: Di Era Digital Sulit Membedakan Gerakan Mahasiswa Yang Berisi Fakta dan Fiksi

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Pengurus PB HMI, Fauzan Marsabesi menilai gerkan mahasiswa yang bentrok dikarenakan ada ruang yang salah, karena pesan dan harapan tidak tercapai.

“Pola gerakan mahasiswa kekinian harus mampu menyesuaikan dengan laju peradaban dunia industri ke 4, dan teknologi menjadi pengaruh terbesar.”kata Fauzan dalam diskusi bertajuk “Membangun Sinergi Gerakan dan Polah Pengamanan yang Humanis” di Koffie Jalan Paseban Raya, Jakarta Pusat, Senin (04/06).

Menurut dia, Negara menjamin kebebasan berpendapat karena demi kepentingan negara sendiri. Gerakan etis harus ada nilai yang sama yaitu humanis.

Oleh katena itu, harus menyadari kehidupan bernegara bahwa aturan tertinggi adalah hukum.

“Di era digitial sulit membedakan gerakan mahasiswa yang berisi fakta dan fiksi.”katanya.

Selain itu Fauzan berharap, Gerakan humanis harus lebih dipahami karena fungsi dan peran HMI terlepas dari mahasiwa adalah merupakan rakyat Indonesia yang mempunyai kepentingan yang sama dengan kepolisian.

“Di akhir 2018 banyak muncul gerakan agamais untuk kepentigan politik.”ujarnya

Dikatakan Fauzan, Jangan bangga dengan gerakan 1998. Selamat tinggal reformasi dan saatnya melakukan gerakan yang sesuai dengan zaman.

“PB HMI harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman ada studio HMI digital.”tukasnya.(adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here