Beranda Ekonomi Paska Pilkada, Kepala Daerah Terpilih Harus Prioritaskan APBD Inklusif, Bukan Bagi Bagi...

Paska Pilkada, Kepala Daerah Terpilih Harus Prioritaskan APBD Inklusif, Bukan Bagi Bagi Proyek Untuk Tim Sukses

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Bulan ini, 22 Mei 2017 seluruh kepala daerah terpilih Pilkada 2017 akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Dalam beberapa fase transisi ini FITRA menilai ada hal penting dilakukan :

Pertama, FITRA mengapresiasi terhadap dibentuknya Tim Sinkronisasi DKI APBD. Namun FITRA menilai, tim sikronisasi harus kuat dalam si kronisasi perencanaan dan penganggaran APBD DKI. Karena menurur cacatan FITRA, 63 Triliun APBD DKI banyak digunakan untuk hal yang tidak prioritas, bahkan binggung untuk menghabiskan anggaran

Kedua, Kepala daerah lain juga harus berani mencontoh DKI dalam rekonsiliasi politik ekonomi lokal agar pembahasan APBD semata mata hanya untuk rakyat.

“Mementum APBD Perubahan 2017 hanya untuk rakyat. Jangan dijadikan bancakan untuk bagi bagi ke tim sukses.”ujar Apung Widadi, Deputi Sekjen FITRA di jakarta, Sabtu (13/05).

Biasanya sambung Apung, momentum bancakan selalu terjadi setelah pasca pilkada. Ini korupsi politik berupa balas budi dan bagi bagi proyek APBD untuk tim sukses.

Ketiga, FITRA Merekomendasikan kepala daerah terpilih agar menerapkan sistem penganggaran yang transparan dan akuntabel yaitu E-Goverment : E-Planning, E- Budgeting dan E – Monitoring Evaluasi.

Keempat, Apung berpesan, Presiden dan Menteri dalam negeri harus jadikan momentum ini sebagai fase sinkronisasi perencanaan dan pengganggaran serentak antara pusat dan daerah. “Momentum ini bisa dalam penganggaran APBD 2017 dan APBN 2018.”

Untuk itu kami FITRA dan 13 Jaringan di Seluruh Indonesia (FITRA SUMUT, FITRA RIAU, FITRA SUMSEL, FITRA JATIM, FITRA NTB, FITRA Jateng, FITRA Cilacap, FITRA Sukabumi, POKJA 30 Samarinda, FAKTA Kalbar, Perkumpulan Solud NTB, YASMIB Makassar, FORMASI Kebumen) akan mengawasi kepemimpinan kepala daerah baru agar APBD sepenuhnya tidak dikorupsi, namun digunakan untuk kesejahteraan Rakyat. Wujudkan APBD yang inkusif untuk ekonomi inkusif.(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here