Beranda Nasional Pansus Pelindo II DPR RI Mulai Bergerak

Pansus Pelindo II DPR RI Mulai Bergerak

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Dari beberapa rapat panitia kerja (panja) DPR baru-baru ini, Komisi IX DPR RI menemukan adanya indikasi praktek korupsi dan money loundry (pencucian uang), serta pelanggaran pelaksanaan hukum ketenagakerjaan yang dilakukan oleh PT. Pelindo II.

Usai memimpin rapat pertemuan dengan Serikat Pekerja JICT, Ketua Pansus Angket Pelindo II, Rieke Dyah Pitaloka mengatakan pelanggaran akan hukum ketenagakerjaan jelas sudah dilakukan oleh pihak management PT. Pelindo mulai dalam bentuk surat peringatan, mutasi tugas hingga intimidasi.

Komisi IX DPR RI sendiri sudah mengirimkan surat kepada pihak management untuk tidak melakukan intimidasi terhadap para karyawannya, khususnya yang menjadi anggota Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) yang kini tengah memperjuangkan nasib dan perusahaan.

Rencananya, lusa (Jumat,23/10/2015) Pansus Pelindo II akan datang langsung ke Pelindo untuk menyampaikan permintaan penghentian intimidasi para karyawan sekaligus melakukan penyelidikan.

“Tidak cukup hanya dengan mengirimkan surat, karena itu Jum’at nanti kita akan datang langsung ke Pelindo untuk menemui pihak Managementnya sekaligus melakukan penyelidikan,” Ujar Rieke di gedung DPR RI, kepada Radarkotanews.com, Rabu (21/10/2015).

Sementara terkait dengan dugaan kasus korupsi dan pencucian uang (money loundry) yang diindikasikan juga terjadi di tubuh Pelindo, Pansus nanti malam akan memanggil Kabareskrim Mabes POLRI, dan lembaga keuangan (PPATK, BPK, dan BRI) besok untuk dimintai keterangannya.

Pada Rapat Pansus Angket Pelindo II bersama Brigjen Victor Edi Simanjuntak (Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus) yang dilaksanakan sebelumnya (tadi pagi), ada tiga kasus dugaan korupsi yang diselidiki yaitu pengadaan mobil crane, QCC dan Simulator Mobil Crane. Akan tetapi bukti yang mencukupi untuk dilanjutkan menjadi penyidikan hanya pengadaan mobil crane.(SA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here