Beranda Politik Panglima Gatot Tidak Kenal Jendral Besar

Panglima Gatot Tidak Kenal Jendral Besar

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Di jaman Soeharto, Gatot pasti sudah digebuk, memang Presiden Joko Widodo (Jokowi) selain pintar menjilat juga senang disanjung-sanjung. Tokoh gaek pergerakan Sri Bintang Pamungkas (SBP) mengatakan sangat keterlaluan seorang Panglima TNI Gatot Nurmantyo, sekalipun masih belia sampai tidak tahu sejarah dan prestasi Jenderal Besarnya yaitu Soedirman dan para tokoh pejuang kemerdekaan.

“Jangan-jangan Gatot lebih akrab dengan Eka Tjipta Wijaya (Oey Ek Tjhong), Boss Indah Kiat dbanding dengan Wiranto, Boss Hanura, atau Prabowo, Boss Gerindra,” ucap SBP dalam rilisnya.

Lanjut SBP, Jendral Besar Soeharto merupakan anak pertiwi yang amat peduli kepada nasib petani dan rakyat, khusus dalam soal pangan. Ini terbukti sejak memimpin Divisi Diponegoro, sejuta menjadi Presiden RI swasembada beras diwujudkannya pada tahun 1980 an.

“Bendungan dan irigasi untuk perairan sawah dibarengi berdirinya pabrik-pabrik pupuk, pestisida dan perusahaan bibit padi,” ujarnya.

SBP juga menerangkan, bahwa sepuluh tahun kemudian dirintisnya Texmaco, pada lima sesudahnya mampu bikin traktor untuk membajak sawah termasuk Hand Trakor.
Soeharto meresmikan sendiri ketika Texmaco mampu memproduksi sepeda motor, truk dan bus perkasa, serta sedan Carnesia (Car Of Indonesia) semua Made In Indonesia.

“Tidak seperti pabrik-pabrik asembling milik aseng-aseng Oey Ek Tjhong yang biasa dianggil eka tjipta widjaya ini lebih memilih merakit sedan asing. Justru Texmaco dihancurkan oleh para tokoh PDI P yang bekerja sama dengan Asing-Aseng,” tandasnya.

Menurut SBP, ucapan Gatot sepanjang sejarah NKRI baru Jokowi yang membagi-bagikan traktor, pupuk, bibit Jadi, ucapn GATOT, bahwa sepanjang, bikin irigasi dalam rangka swasembada.

“Swasembada beras adalah bohong dan gombal,” tukasnya.(ans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here