Beranda Politik Natalius Pigai: Fenomena Pemilih Golput Itu Hal Biasa

Natalius Pigai: Fenomena Pemilih Golput Itu Hal Biasa

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai menganggap, tidak ada landasan konstitusional menghukum para pihak-pihak yang mengajak pemilih agar tidak memilih alias golongan putih (Golput) pada 17 April 2019 nanti. Sebab, golput adalah hak warga negara untuk bersikap tidak menentukan pilihan.

“Tidak perlu (dihukum). Apa dasar orang yang mengajak orang untuk tidak memilih dan dipilih dipidana? landasan konstitusinya apa,” kata Pigai di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta, Rabu (27/3/19).

Pigai menguraikan, hak memilih maupun golput dalam perspektif HAM. Dalam HAM, kata Pigai, ada yang dinamakan right to vote atau hak untuk memilih. Hak memilih bisa dimaknai right to vote 01, right to vote 02, yang atau right to no vote.

“Jadi itu sama. Hak untuk memilih juga sama, hak untuk tidak memilih juga sama. Hak untuk memilih Jokowi-Maruf, Prabowo-Sandi juga sama.Jadi posisinya semuanya itu sama,” tegasnya.

Ia menilai, fenomena pemilih golput itu adalah hal biasa. Di Amerika Serikat yang dianggap sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, kata Pigai, tingkat partisipasi pemilihnya itu sangat rendah. Karena, masyarakat di Amerika tidak anonim.

Mereka sudah paham tentang demokrasi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here