Beranda Hukum Nasir: HAM Belum Memuaskan Karena Negara Dalam Posisi Lemah

Nasir: HAM Belum Memuaskan Karena Negara Dalam Posisi Lemah

0
BERBAGI

RKNews.com – Komisi III Fraksi Hukum dan HAM, Nasir Jamil mengatakan, UUD memang dasar negara kita, HAM pada masa Orde baru sangat di kekang pada saat itu.

Sekarang sudah ada UUD tentang penegakan HAM di Indonesia belum memuaskan karena HAM, menurut Nasir, itu belum terkonsep, di masa Orde Baru dan jaman sekarang sudah terbuka dan pasal pasalnya sekarang di batalkan, maka ada ke khawatiran takutnya membuka luka lama, baru sekarang ada beberapa komisioner yang sudah disahkan untuk bekerja mengenai pelanggaran HAM di Aceh.

“MK telah membatalkan tentang HAM, presiden Jokowi tidak bergeming ditagih soal HAM, memang perlu adanya satu catatan soal pelanggaran HAM, soal rekomendasi DPR RI juga tidak serius menanggapi kasus semanggi dan tidak merespon apalagi dengan kasus yang pernah terjadi, kasus Talangsari merupakan kasus rekonsiasi alasannya saksi dan bukti susah di ungkap.”ujar Nasir dalam sebuah diskusi di bilangan cikini, menteng jakarta, kamis (13/10).

Menurut dia, kasus Munir secara hukum sudah selesai, akan tetapi Suciwati menginginkan siapa dalang kematian suaminya, otomatis politik, makanya dikatakan hilang begitu saja, seolah oleh negara RI ini tidak bertuan.

“Soal poltik saya agak pesimis bisa terungkap walaupun aparat penegak hukum sudah mengatakan selesai.”ungkapnya

Tamabah Nasir dirinya ingin mengatakan bahwa HAM belum memuaskan karena negara dalam posisi lemah, rakyatpun tidak punya tempat untuk mengadu, dari apa yang saya sampaikan bahwa kehormatan, pembunuhan dan perlindungan di negeri ini masih jauh dari harapan,

“Kita yang penting tetap semangat dan optimis tentang HAM bisa terwujud di negeri kita ini.”tutupnya

(Fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here