Beranda Nasional Gubernur DKI Jakarta Gelar Ajang Silaturahmi Dengan Warga di Wilayah Jakarta Pusat

Gubernur DKI Jakarta Gelar Ajang Silaturahmi Dengan Warga di Wilayah Jakarta Pusat

39
0
BERBAGI

RadarKotaNews – Gubernur DKI, Jakarta Anis Baswedan mengatakan, siang hari ini kita berjumpa sebagai ajang silaturahmi gubernur dan wakil gubernur dengan warga di wilayah Jakarta Pusat.

“Ini adalah pertemuan pembuka, ini saya dan bang Sandi mau lapor kepada warga dan kami siap untuk mengabdi kepada warga.”ujar Anies saat Kunjungan Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan Jajaran Kota Adm. Jakarta Pusat di Gedung Pertemuan Pertamina Jl. Cempaka Putih Tengah XX B, Jakarta, Selasa (05/12).

Sambung Anies, Ijinkan kami menggarisbawahi kedepan Jakarta bukan sekedar miliknya Pemprov Jakarta tapi juga miliknya warga Jakarta.

“Kita ingin ke depan forum musyawarah antar warga dengan pemerintah kita intensifkan supaya kita semua bisa menyelenggarakan pemerintahan yang menjawab kebutuhan warga.”katanya.

Selain itu dirinya ingin menggarisbawahi bulan ini di jadikan momentum antara warga dan masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir.

Dikatakan Anies, dari kemarin sudah ada siklon Dahlia dan Cempaka namun kondisi masih terkendali. Kalau kita lihat BMKG bulan Januari mungkin ada angin yang cukup kencang sehingga harus kita antisipasi, maka bulan kemarin kita ambil apel siaga ibukota.

Oleh karena itu Anies menambahkan, Ada 3 kata penting yang perlu kita ingat yaitu Siaga, Tanggap dan Galang.

Pertama, SIAP.
Artinya kita dalam kondisi siap siaga dalam segala aspek untuk mengantisipasi segala potensi bencana.

Kedua, TANGGAP.
Artinya merespons dengan cepat, ambil tanggung jawab, tidak lepas tangan, tidak lempar masalah, proaktif melakukan koordinasi dan segera bertindak dalam antisipasi bencana.

Ketiga, GALANG.
Artinya mengajak dan menggalang partisipasi semua pihak, baik itu dari warga, lembaga kemasyarakatan.

Selain itu, Ada 4 hal yang perlu Bapak Ibu catat yaitu :

Pertama, Hal apa yang perlu diteruskan
Kedua, Hal apa yang perlu penyesuaian
Kedua, Hal apa yang perlu harus dihentikan
Ketiga, Hal apa yang perlu terobosan, perlu inovasi.

Kemudian lanjutnya, kita akan melakukan tanyajawab, saya ingin mendengar langsung keluhan Bapak/Ibu.(Wawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here