Muslim Armas: Demokrasi Saat Ini Adalah Demokrasi Transaksional

RadarKotaNews – Pendiri Petisi Nasional, Muslim Armas mengatakan, terkait reklamasi, kedaulatan rakyat adalah milik kita. Demokrasi saat ini adalah demokrasi transaksional dimana pemimpin yang terpilih di DPR sana adalah hasil transaksi.

“Kita memang Negara miskin, dimana rakyat disuruh memilih amplop 50 ribu dengan 100 ribu, maka rakyat akan memilih secara real yaitu amplop 100 ribu,” kata Muslim dalam Seminar Nasional bertajuk “Mengggugat Keabsahan UUD 1945 Versi 2002 : Meluruskan sejarah dan kembali ke Jatidiri Bangsa” di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/9)

Sambung Muslim, karena keadaan masyarakat 75% berpendidikan SLTA/SMA kebawah, dimana pendidikan SLTA/SMA yang berpengaruh besar pada suara politik.

Menurutnya, setiap pelaksanaan pemilu dibiarkan dalam berpolitik untuk bertukar amplop, hal itu terjadi terus menerus di setiap tahun politik, maka pemimpin yang jadi pun hasil amplop.

“Demokrasi kita sudah jauh melenceng dari Pancasila, maka kembali lagi kita dalam dasar Pancasila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”tukasnya

“Kita harus hati-hati dengan Jokowi kedepan, karena di dasar UUD tidak disebutkan bahwa Presiden itu hanya berjalan 2 periode. UU dapat di amandemenkan apa lagi revisi dengan contoh saat ini revisi UU KPK.”pesan Muslim.(Adrian).