Beranda Nasional Munarman : Penguasa Bekerja Dengan Cara Hegemoni dan Dominasi

Munarman : Penguasa Bekerja Dengan Cara Hegemoni dan Dominasi

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Kekuasan itu bisa bekerja dan langgeng hanya ada dua, caranya Higimoni dan Dominasi, Hegemoni adalah bagaimana orang orang yang anti islam membangun propaganda dan isi kepala orang ditundukkan tanpa ada kekuatan fisik disini di Islam lawannya dakwah.

Hal tersebut di sampaikan Juru bicara FPI, Munarman dalam diskusi dengan mengangkat thema “Penghadangan Masif, Rezim makin Represif?” Gd Djoang 45 Menteng Jakarta, Kamis (13/09)

Lanjut dia, Dominasi dengan menggunakan kekuatan fisik dibenturkan dihadapi dipersekusi dan menggunakan instrumen resmi yang bisa di pegang negara yaitu Hukum, inilah kalo penguasa yang tidak bisa melakukan apa – apa lagi, inilah penguasa yang dungu dan goblok dan jahil.

Pasalnya, Indonesia saat ini kehilangan daya kerja intelektualnya dan mendekatkan diri kepada cara Dominasi, yang membuat hukum itu tumpul keatas dan tajam kebawah, ini karena penguasa sudah tidak bisa lagi menggunakan kepemimpinan secara Higimoni (Pendekatan).

Munarman sebut Soal level permainan sekarang ini adalah permainan taktikel atau kecerdikan sebenarnya ini yang kita butuhkan, teorinya adalah kalo berani ambil resikonya lawan, tapi kalo mau main dengan cara politik lainnya silahkan, Kalo soal Kholifah dan Kilafah itu cuma tuduhan aja sekarang kita lihat Pancasila dan UUD 45 aja sudah beberapa kali ganti, emang disini salahnya dimana.

Di Indonesia itu, menurut dia, syariat islam itu satu konstitusional dengan Pancasila yaitu Bahwa Piagam Jakarta pembukaan UUD 45 dialinia ke ampat sudah jelas jadi kalau disalahkan masalah syariah maka pemerintah lah yang gak ngerti konstitusi, Hukum di Indonesia peradilan agama sudah dimanjakan juga biarpun hanya beberapa saja, sehingga syariah islam itu sebenarnya sudah ada di Hukum Indonesia

“Nah disini kalo mereka memperdayakan tentang kita berhianat, dengan konstitusi itu salah kaprah padahal merekalah yang berhianat dengan konstitusional.”tegas Munarman.(Denis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here