MT Adalah Maestro Sesungguhnya Kasus Korupsi Reklamasi Pantai Utara Jakarta

Radarkotanews.com – Presidium Mabes Anti Korupsi (MAK), Rahman Latuconsina mengatakan, Ini bukan permasalahan bahwa Sanusi merupakan Adik biologis dari Muhammad Taufik, atau sekedar sesama Kader Partai Gerindra DPD DKI Jakarta. Tapi lebih kepada Muhammad Taufik (baca; MT) punya track record yang cemerlang dalam “mengelola uang haram”.

Di jelaskan Rahman, testimoni ini harus ia sampaikan, bahwa secara Pribadi dan Kelembagaan dirinya orang yang paling getol menolak sosok MT masuk kebon sirih. Sampai ia sempat stress merumuskan dari mana MT bisa menjaring konstituennya. Silahkan dibuka, bagaimana kala itu saya keras menolak eks. Narapidana Kasus Korupsi KUPD DKI Jakarta ini masuk menjadi Anggota Dewan mewakili Masyarakat Jakarta-Utara daerah Pemilihannya.

“Namun harus dipahami bahwa ini bukan merupakan sentimen regio atau tendensi pribadi, namun lebih kepada fungsi kami dalam melakukan ‘check and balance’ dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.”ujar Rahman di jakarta, kamis (14/04).

Sambung Rahman, Bagi dirinya jelas, sosok MT punya rekam jejak yang kurang baik. Kekhawatiran kami mungkin akan segera terbukti. Seperti banyak kalangan yang menyayangkan sosok MT bisa mempunyai jabatan cukup strategis sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.  Jadi menurut Rahman, dengan wewenangnya itu bukan tidak mungkin MT adalah imam yang sesungguhnya pada Kasus Korupsi berjama’ah reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Selain itu, Keterangan resmi dari KPK bahwa diduga ada 13 Anggota DPRD DKI Jakarta yang menerima ‘hadiah’ terkait pembahasan Raperda Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Sekali lagi tambah Rahman, secara Pribadi dan kelembagaan dirinya merekomendasikan agar KPK lebih dulu melakukan cekal dan memerintahkan Pihak Imigrasi untuk melarang MT wakil ketua DPRD DKI Jakarta berpergian keluar Negeri.

Mengingat Muhammad Taufik merupakan residivies Kasus Korupsi dan diduga pernah melakuka pebohongan publik pada Kasus korupsi KPUD DKI Jakarta, dimana saat akan diperiksa beliau beralasan sakit dan pergi ke Luar Negeri. ungkapnya.

“MT itu ‘R’ kasus Korupsi, mau jadi apa Negara ini jika elita dan pejabatnya Keluar masuk bui karena Kasus Korupsi !!!.”Sesal Rahman. (FK)