Beranda Hukum Modernisasi Bukan Westernisasi, Kenapa Kini Takut Kiri?

Modernisasi Bukan Westernisasi, Kenapa Kini Takut Kiri?

0
BERBAGI

RKNews.com – Youth Proactive Transparency International Indonesia, M. Haiqal Arifianto menjelaskan bahwa hal Ini bukanlah penyebaran paham yang ingin mendoktrin tetapi kebebasan dalam berpendapat dimana keberagaman yang harus dijaga untuk menuju proses demokrasisasi yang baik, dirinya mengerti ada paham yang masuk sebagai pengetahuan bukan sebagai orang yang menyampaikan sebagai doktrinal melainkan kebebasan berekspresi.

“Inilah fakta sosial ketika dihadapkan pada fakta yang real kita bisa belajar kepada siapapun, modernisasi bukan westernisasi, paham baru itu mendewasakan paham dan pola pikir kita.”ujar M. Haiqal Arifianto disela-sela acara diskusinya yang bertajuk “Kenapa Kini Takut Kiri?” di Coworking space Jl. Cikini Raya 45, Jakarta, Jumat (20/05/2016)

Sambung Haiqal, Dimasa sekarang ada upaya membredel daya kritis kita, sedih proses demokrasi yang tidak mendewasakan kita belum menunjukan gairah dan tidak mendapatkan hal apa yang kita perjuangkan di saat reformasi, kita berjalan mundur

Sementara di tempat yang sama ICT Laboratory for Social Change, John Muhammad mengatakan Partai kanan dulu juga pernah memberontak bukan hanya kiri saja, Masyumi dan PSI juga pernah melakukannya, PRRI Permesta pernah berkhianat pada negeri ini, partai yang merindukan sekali hukum Islam ditegakkan di negeri ini.

Menurutnya, Banyak mising link pada saat 65, karena waktu itu banyak anak muda yang berhak siapa yang menentukan siapa sih yang di cap PKI atau bukan, saya adalah keluarga dari hal seperti itu, bebernya.

“Peradaban kita ga lepas dari kaum kiri, secara filsafat kaum miskin dan tertindas itu punya kekuatan dan hak dan kapitalisme tanpa gerakan kiri dia akan begitu berkuasanya, jika tanpa kiri ia merasa masih banyak Tuan Tanah dan lainnya.”tutupnya.(Mouses)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here