BERBAGI

RadarKotaNews, Jawa Timur – Anggota Komisi XI DPR RI Muhamad Misbakhun mengajak mahasiswa dan pemuda untuk membiasakan berbelanja dan bertransaksi secara non-tunai karena lebih praktis dan aman.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan bangsa harus dapat berperan menyosialisasikan program transaksi non-tunai kepada masyarakat,” kata Muhammad Misbakhun melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu (03/06)

Menurut Misbakhun, program transaksi non-tunai ini adalah bentuk penyederhanaan dalam bertransaksi di tengah masyarakat dan di Indonesia yang saat ini berkembang sistem digitalisasi sehingga mendukung program transaksi non-tunai.

“Gerakan transaksi non-tunai adalah program bersama pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Bank Indonesia (BI), yang salah satu sasarannya adalah mahasiswa dan pemuda.”kata Misbakhun dalam seminar nasional bertajuk “Meningkatkan Partisipasi Masyarakat untuk Bertransaksi Non-tunai” di Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (02/06)

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, persaingan global menuntut perbaikan dan kecepatan, termasuk dalam bertransaksi sehingga Presiden Joko Widodo mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk mulai beralih menggunakan transaksi non-tunai dalam proses keuangan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir soal transaksi non-tunai, karena sistem pembayarannya dioperasikan secara langsung oleh BI, yakni bank sentral yang fungsinya mengelola devisa, menjaga stabilitas harga, dan nilai tukar rupiah,” katanya.

Menurut Misbakhun sistem pembayaran non-tunai diatur dalam UU Bank Indonesia, pasal 1 Ayat (6), yakni BI berwenang untuk menetapkan kebijakan, mengatur, melaksanakan, memberi persetujuan, perizinan, dan pengawasan atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran.

BI, kata dia, memiliki lima peran dalam sistem pembayaran yang aman dan efisien, yakni sebagai pengawas, operator, fasilitator, regulator, dan perizinan. “Arah sistem pembayaran di Indonesia saat ini diberikan pilihan dan kemudahan dalam bertransaksi sehingga perlu dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here