Beranda Politik Meskipun Rajawali Ngepret Mempunyai Kepentingan Asing Reshaffle Tetap Ada

Meskipun Rajawali Ngepret Mempunyai Kepentingan Asing Reshaffle Tetap Ada

0
BERBAGI

Jakarta, Radarkotanews.com – konflik jokowi dengan jusuf kalla adalah terlihat saat jokowi mengangkat Luhut Binsar Panjaitan. Kalau kita lihat waktu pasangan dengan SBY sebenarnya bukan SBY presidennya makanya SBY tidak mau berpasangan dengan jusuf kalla lagi.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, Kalau golkar bisa mengapitalisasi maka jusuf kalla akan naik, tapi entar dulu ini antara jawa, jokowi lebih pandai dari SBY, kata dia, pemilihan menteri memang menimbulkan polemiknya maka dari itu jokowi tenang melihat situasi menterinya ini maka Joko Widodo mengambil langkah untuk membenahi kabinet tanpa adanya campur tangan jusuf kalla.

“Saat Joko Widodo memilih Luhut Binsar Panjaitan maka jusuf kalla menghantam dengan kasus papa minta saham. Dalam hal ini, Joko widodo juga harus mendengar kata-kata ibunya yaitu Megawati.”Beber Arief dalam diskusi di bilangan tebet jakarta, Jum’at (8/1/2016)

Arief menilai, ada kutup antara Jokowi Mega, Jusuf Kalla dan Luhut, kalau Surya Paloh hanya ikutan saja, kalau ikut campur maka dia akan di terlantarkan.
Dalam pemerintahan ini memang ada pertarungan antara jokowi dan jusuf kalla ditambah kegaduhan.

Dia menegaskan gerindra tidak tertarik masuk dalam pemerintahan untuk berkoalisi. tidak seperti partainya Amin Rais ‘PAN’, partai gerindra akan selalu jadi oposisi tetapi tetap akan bersahabat dengan partai lain.

“Kita akan lihat nanti apakah PKS seperti PAN dan apakah Jusuf Kalla berhasil menarik Golkar.”

Terakhir Arief menambahkan, reshaffle ada apa tidak? jawabnya adalah ada meskipun ‘Rajawali Ngepret’ mempunyai kepentingan asing, singgun Arief. Memang ada kepentingan asing yaitu sama china.

Dirinya berharap Joko widodo – Jusuf kalla ini sadar akan kepentingan negara sendiri. (fky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here