Merasa di Abaikan Aliansi Mahasiswa Doktor Seluruh Indonesia Geruduk Kementrian Ristek Dikti

RadarKotaNews – Sejumlah massa dari Aliansi Mahasiswa Doktor 2018 seluruh Indonesia yang terdiri dari UPI, UNPAD, UGM, IPB, UGM, UNHAS. berunjuk rasa di depan Kantor Kementrian Ristek Dikti Jalan Jend. Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (17/9). Mereka meminta kepada Pemerintah Presiden RI tambahkan kuota bantuan 1 semester dan on – going untuk mahasiswa S3 2018

Koordinator aksi, Anton mengatakan, Mahasiswa Doktoral 2018 mata rantai yang terputus, sebab seluruh Mahasiswa Doktor memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bantuan pendidikan dari Pemerintah.

“Kami Dosen Indonesia yang sangat sengsara tidak mendapat bantuan beasiswa dari pemerintah dengan alasan pemerintah tidak punya uang,”ujarnya

Menurut Anton, tahun 2018 tidak ada sama sekali beasiswa yang diberikan. Tahun 2019 setelah pilpres ada beasiswa, kuotanya hanya 1000, dimana keadilan bapak Menteri, apakah ditahun politik ini ada permainan politik.

“Kenapa kami diabaikan begitu saja, kenapa kami di pandang sebelah mata, hari ini kita akan boikot kalau kita tidak membawa SK,”tegas Anton.

“Kami sebagai dosen untuk memajukan bangsa ini, maka dengan ini kami minta kepada bapak membuka hatinya untuk memberikan bantuan kepada kami Aliansi mahasiswa doktor seluruh Indonesia, sebab seluruh mahasiswa doktor memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bantuan pendidikan dari Pemerintah,” tukasnya.

Oleh karena itu, kami datang Kesini untuk memperjuangkan Hak Hak Kami. Sebab, kami doktor 2018 tidak pernah menerima bantuan beasiswa, dan penambahan Kuota 2018

“Angkatan 2018 jangan dilupakan kami menuntut bantuan pendidikan untuk Mahasiswa Doktor angkatan 2018.”imbuhnya.(Adrian)