Beranda Internasional Menolak Internasionalisasi 2 Tanah Suci dan Pengelola Haji/Umrah

Menolak Internasionalisasi 2 Tanah Suci dan Pengelola Haji/Umrah

216
0
BERBAGI
alterntif text

RadarKotaNews – Dalam hal ini saya atas nama ketua Alumni Universitas Madinah Saudi Arabia seluruh Indonesai melihat fenomena sekelompok kecil diskusi yang tidak mewakili sedikitpun negeri ini.

Begitu dikatakan Ust. Bachtiar Nasir dalam Konferensi Pers yang bertajuk “Menolak Internasionalisasi 2 Tanah Suci dan Pengelola Haji/Umrah” di AQL Center Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan, Kamis (15/02).

Dalam hal ini kami melihat jika memang itu ada benarnya mungkin OKI internasional sudah mengerti terlebih dahulu, ini ada orang yang ingin eksis tapi yang tidak bertanggungjawab.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketum MUI, Ust. Nazar Haris Mengatakan bahwa, munculnya propaganda tentang internasionalsasi penyelenggaraan haji dan urusan dua tanah suci Mekah dan Madinah membuat kami umat Indonesia merasa perlu menyampaikan pernyataan sikap :

Pertama, Internasionalisasi penyelenggaraan haji dan urusan dua tanah suci Makkah dan Madinah yang sangat serta perselisihan yang sangat berbahaya dan dapat memicu situasi chaos dalam pelaksanaan ibadah haji bahkan dapat menjadi ancaman bagi stabilitas dua tanah suci dan wilayah sekitarnya.

Kedua, Pemerintah Saudi Arabia telah memberikan pernyataan yang sangat besar dalam penyelenggaraan ibadah Haji serta urusan dua tanah suci. Hal ini terbukti dengan pembangunan den renovasi Masjid Haram dan Masjid Nabawi serta perluasan keduanya berlipat – lipat ganda serta pembangunan sarana dan prasarana yang sangat berkualitas demi kemudahan pelaksanaan badah haji dan umrah dan saudi Arabia terus – menerus membuat kedua suci tersebut semakin besar dan indah dan waktu ke waktu.

Ketiga, Berdasarkan apa yang tersebut di maka tidak ada kebutuhan dan Nasan untuk atas, internasionalisasi penyelenggaran haji dan urusan dua tanah suci Makkah dan Madinah diwaktu oleh para ulama dan tokoh – tokohnya serta bangsa.

Keempat, Oleh karena itu Indonesia secara umum menolak semua upaya untuk internasionalisasi penyelenggaraan haji dan urusan dia tanah suci Makkah dan Madinah dari pihak atau negara manapun juga.(Adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here