Masyarakat Maluku Sesalkan Statemen Pemerintah

RadarKotaNews – Anggota DPR RI dapil Maluku, Saadiah Uluputty mengatakan,
ketika Wiranto menyampaikan pengungsi menyusahkan pemerintah, kami menilai ini bagian dari kesengajaan negara, dimana statment seorang pejabat negara menyinggung rakyat maluku dan tidak pantas untuk di lontarkan.

“Pada saat gempa saya masih di maluku 0,8 skala Richter kemudian saya membangunkan anak dan mencari tempat yang aman untuk berteduh, namun hingga akhirnya ada gempa susulan maka kami berlari untuk mencari tempat aman tetapi dari pemerintah malah ngomong masyarakat pengungsi menjadi beban pemerintah,”sesal Saadiah.

Menurut Saadiah, Seorang pemerintah harusnya bertindak tegas bukan untuk membuat masyarakat maluku semakin tertekan malah pernyataan dari Wiranto seorang pejabat negara mengatakan tidak pantas seperti itu, oleh karena itu, masyarakat sangat kecewa dengan pihak pemerintah terkait perkataan yang dilontarkan Wiranto.

“Dimana sisi peradaban kita selaku orang Indonesia yang menjunjung tinggi pancasila dan UUD,”kata Saadiah dalam diskusi bertajuk “Menjadikan Maluku Bukan Beban Negara,” di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10)

Pasalnya, Maluku lautnya kaya, 3 juta ton pertahun dikeruk hasil kekayaan lautnya dan perkebunannya juga, dan indonesia terkenal karena maluku kemudian dari sisi aspek historis maluku ini termasuk 1 dari 8 provinsi yang ikut memerdekakan indonesia

“kita punya saham untuk terbentuknya republik indonesia, tetapi kenapa pemerintah seperti itu bicaranya dan sangat tidak wajar sekali seorang pemerintah berkata seperti itu,”tegasnya.(wawan)