Beranda Nasional Masjid Sebagai Sarana Memperkokoh Ukhuwan Islamiyah

Masjid Sebagai Sarana Memperkokoh Ukhuwan Islamiyah

63
0
BERBAGI

RadarKotaNews – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Nurul Wathan menggelar acara Tabligh Kebangsaan yang mengangkat tema “Masjid Sebagai Sarana Memperkokoh Ukhuwan Islamiyah”. Didaulat sebagai penceramah adalah KH. Ahmad Imron dari pengasuh Pondok Pesantren Darul Falahiyah-Cisoka dan hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DKM Masjid Jami’ Nurul Wathan, H. Mustajab, Lurah Sunter Agung, H. Andi Dirham serta tokoh lainnya.

Dalam sambutanya H. Andi Dirham sangat mengapresiasi kegiatan tabligh kebangsaan ini dan kegiatan seperti ini memang
sudah harus segera dilaksanakan di setiap wilayah mengingat kita sudah memasuki tahun politik. Oleh karena itu mari kita berikan kesejukan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya

“Kalau tidak segera di ingatkan sedini mungkin, terutama kepada para tokoh masjid dan pemuka agama di masyarakat, nanti dapat berakibat terpecahnya umat.”kata H. Andi Dirham dalam sambutannya di Masjid Jami’ Nurul Wathan, Jalan Agung barat 8, Sunter agung, Jakarta Utara, Sabtu, (10/03/2018).

Sementarara itu KH. Ahmad Imron dalam tausiyah kebangsaannya mengatakan bahwa menjauhkan masjid dari hingar bingar politik adalah tanggung jawab kita bersama. Umat islam tidak boleh alergi politik namun jangan menggunakan masjid untuk menyalurkan syahwat politik, ini yang tidak boleh,” ujurnya.

“Kini banyak kelompok yang merubah fungsi Masjid sebagai tempat ibadah. Ini harus di cegah karena dapat merusak keumatan ditengah-tengah kemajemukan kita,” tegasnya.

Menurutnya, Agama Islam sebagai rahmattan lil alamin yang membawa kesejukan di dalam hati sanubari pemeluknya harus tetap dijaga khitahnya. Untuk itu sudah menjadi kewajiban umat muslim dalam menjalankan shalat guna menghindari perbuatan keji dan mungkar dengan mengembalikan peran masjid seutuhnya sebagai tempat sarana beribadah umat Islam.

Di jelaskan Uztd Imron, masjid yang merupakan poros kehidupan umat, dalam merefleksikan emosional sesama umat agar tidak ternoda dengan datangnya oknum tertentu demi tujuan dan misi terselubung terhadap ambisi kelompok / pribadi para politisi untuk meraih simpati dan dukungan suara dalam rangka meraih kekuasaan.

“Sebagai umat muslim kita harus faham agar jangan sampai tertipu oleh intrik-intrik politik yang dibawa masuk oknum tertentu ke lingkungan masjid.”tegasnya.

Selain itu ia juga berpesan, Kita harus menjaga fungsi masjid seutuhnya sebagai sarana penyejuk umat karena jika fungsi masjid sudah terkontaminasi oleh kepentingan politik, dan dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini yang dapat berdampak terhadap bergesernya aqidah umat Islam dapat terjadi apabila peran masjid telah berubah dari tempat sarana ibadah menjadi tempat berkumpulnya oknum untuk melakukan manuver politik memuluskan ambisinya dalam meraih kekuasaan tanpa memikirkan kemaslahatan umat.(id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here