Beranda Politik Masinton : Jk Masih Jalankan Mesin Bisnis Rakyat Harus Tagih Janji

Masinton : Jk Masih Jalankan Mesin Bisnis Rakyat Harus Tagih Janji

0
BERBAGI

Jakarta, Radarkotanews.com – Kisruh Freeport yang memakan korban Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto, berujung dengan munculnya pembentukan Pansus Freeport. Politikus PDIP yang juga anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mengatakan untuk mengungkap borok pengelolaan tambang oleh PT Freeport Indonesia, DPR akan membentuk Pansus Freeport agar bisa menyelidiki lebih dalam tentang kontrak karya yang selalu menimbulkan masalah dan merugikan negara.

“Kita akan mendorong pembentukan Pansus Freeport seperti Pansus Pelindo” ucap Masinton saat dialog yang bertajuk Pansus Freeport dan Penguasaan Sumber Daya Alam Oleh Asing” di Warung Komando kawasan Saharjo Jakarta, (20/12/2015).

Menurut politisi muda PDI Perjuangan ini, bicara Freeport tidak bisa dilepaskan dari persoalan kontrak karya pertama kali dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Dan ironisnya, kontrak karya itu menjadi tragedi berkepanjangan bagi rakyat Indonesia.

Menurut Masinton, penyebab tragedi pengelolaan kekayaan SDA di Papua dikarenakan adanya kontrak karya yang sangat merugikan negara puluan tahun. Maka dari itu perlu Pansus Freeport untuk membongkar ketidak beresan dari kontrak karya antara pemerintah dan PT. Freeport Indonesia. Pemerintah menyerahkan pengelolaan tambang kepada perusahaan asing sedangkan posisi pemerintah tidak jelas.

“Freeport ‎selain mengeruk kekayaan tambang, juga mengamankan relasi bisnisnya dengan pejabat negara secara tidak benar,” tuturnya.

“Saya tidak menuduh yang aneh-aneh tapi kita harus berfikir dengan cerdas”

Masinton mengingatkan masyarakat pada waktu jaman Soeharto yang mendapat perlawanan banyak orang karena anak-anaknya berbisnis, saat ini kita melihat seorang Wapres JK yang masih menjalankan mesin bisnisnya. Saat menjadi kandidat calon Wapres yang akan dipasangkan dengan Jokowi kita sebagai pemuda PDIP bertanya apakah masih menjalankan bisnisnya jawabanya adalah “saya sudah tua saat inilah saya akan mengabdi kepada negara, sedangkan mesin bisnis saya sudah berjalan, saatnya kita harus mengabdi kepada negara,” Jawab JK.

“Itulah yang harus kita tangih ke JK saat ini yang masih menjalankan mesin bisnisnya,” pungkasnya.(Id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here