Beranda Hukum Lembaga ADIDAYA Itu Bernama KPK

Lembaga ADIDAYA Itu Bernama KPK

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Presedium Mabes Anti Korupsi (MAK), Rahman Latuconsina, mengatakan, Sebagai Penggiat Anti Korupsi siapa yang tidak Cinta KPK. Bahkan kandung Cintanya terkadang mengesampingkan Logika. Seperti orang yang sedang Jatuh Cinta maka tak akan ada Logika untuk memaknainya.

“Bukan apa KPK merupakan benteng terakhir Pemberantasan Korupsi di Negeri ini.”ujar Rahman di jakarta, Senin (5/6).

Sambung Rahman, Kemudian jika ada salah satu Komisionernya yang menyimpang maka Kita serentak akan berteriak, bahwa jika ada Tikus di Lumbung Padi, maka idealnya Kita cari dan bunuh Tikusnya bukan lantas membakar Lumbung Padi tersebut. Sebab kata dia,1 Sedikit saja ada upaya Kriminalisasi terhadap para Komisonernya maka gerakan “save KPK” akan tumbuh subur bak jamur di musim Hujan. Begitulah kira-kira saya menggambarkan kecintaan Publik terhadap KPK.

Namun anehnya hanya sedikit orang yang berani mengkritisi dan mengevaluasi KPK ketika lembaga ini dianggap tebang-pilih dalam upaya Pemberantasan Korupsi, atau ketika KPK diduga memberantas Korupsi berdasarkan Pesanan atau by design, bahkan ketika KPK berubah seperti sebilah Pisau yang hanya tajam kebawah namun tumpul keatas.

“Kemudian siapa yang bisa memberikan garansi bahwa KPK independen? Bahwa KPK murni dan tidak terafiliasi oleh Kekuatan manapun???,”tegasnya.

Menurut Rahman, Hari ini di Republik ini semua lembaga ada yang mengawasi, semua instansi ada yang membatasi. Jika kemudian KPK tidak mempunyai sisi dan tepi kekuasaannya maka layak saya sebut seperti judul tulisan ini bahwa KPK merupakan “Lembaga Adidaya di Indonesia”

“Jadi jangan protes jika kemudian KPK menetapkan seseorang terlibat Tindak Pidana Korupsi yang penetapannya kurang bisa di terima oleh UU, i’am KPK !!!,”terangnya.

Dikatakan Rahman, mau bagaimana lagi DPR menggulirkan angket KPK yang bertujuan mengawasi malah dibilang Kriminalisasi, lhaaa wong Presiden saja ada yang mengawasi moso KPK tidak…

“Saya sendiri sebagai rakyat jelata frustasi, lalu kemudian hanya bisa menggumam dalam hati “Jika membubarkan KPK adalah Keniscayaan maka Bubarkanlah”.pesan Rahman. (fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here