Beranda Nasional Kuota Terbatas, Dinas Pendidikan Kab Pultab Batasi Penerimaan  

Kuota Terbatas, Dinas Pendidikan Kab Pultab Batasi Penerimaan  

0
BERBAGI

Rekrutment Guru Honorer Sesuai Kebutuhan

RadarKotaNews, Malut – Beberapa hari ini Dinas Pendidikan Pultab yang berada dijalan Kihajar Dewantara-Bobong dipenuhi guru honorer se-Kab. Pulau Taliabu untuk melakukan serangkaian Test dan Pemberkasan terkait penerimaan Guru Honorer berbasis Kontrak dan PTT. Puncaknya adalah hari selasa (26/2) setelah hari Senin rencana penandatanganan SPK (Surat Perintah Kerja) sebagai komitmen tertulis antara guru honorer dan Pemda Pultab dalam hal ini Dinas Pendidikan batal dilakukan tanpa adanya kejelasan informasi dari pihak Dinas Pendidikan Pultab.

Demikian pantauan Kontributor radarkotanews.com yang berada di TKP  meliput kejadian dimana Penandatanganan SPK juga batal dilakukan pada hari Selasa, namun keluar Pengumunan Kelulusan atau Penjaringan Guru Honorer yang baru dan ditempel pada papan pengumuman.

Terkait situasi yang terjadi, Kepala Dinas Pendidikan Pultab Fifian Ade Ningsih Mus, SH saat diwawancarai secara tegas menjelaskan bahwa, “Ada kekeliruan informasi, penandatangan SPK masih dalam persiapan; Kami di sini kerja hampir 24 jam siang dan malam terkait persiapan itu.”

Sementara itu informasi yang berkembang adalah tahapan yang mereka tunggu (para guru honorer; red) adalah Pendandatangan SPK, namun fakta yang terjadi adalah pengumumam kelulusan yang baru, dan berbeda dengan pengumuman yang pertama.

“Kami tidak mengerti, pada Jumat kemarin Nama Kami ada dan dinyatakan lulus, namun pada pengumuman ini tidak ada…”, ujar salah satu calon Guru Honorer yang enggan disebut namanya.

Kondisi ini jelas membuat Kami kecewa, pasalnya dari pengumuman awal sekitar 600 orang, kini hanya sebagian yang diterima”, ucap Calon Guru Honorer tadi.

Sementara itu, Ibu Kadis biasa di sapa Ibu Ningsih ini menjelaskan bahwa penerimaan Tenaga Guru Honorer rujukannya adalah pada tingkat kebutuhan akan Pengajar disekolah-sekolah Kab. Pultab, jadi ada kuota yang sudah dianggarkan.

Semua Pihak harus mengerti, Tidak mungkin semua harus diterima, karena jika ‘over kapasitas’ siapa yang bayar? kasihan kan kalo tidak dibayar…”, ujar Ibu Kadis yang masih ada hubungan darah dengan Bupati Pultab Aliong Mus.

Selain itu, berhembus kabar bahwa ada oknum dan pihak yang mengail pada Penerimaan Guru Honorer Tahun ini, motifnya adalah memungut sejumlah Uang kepada para calon Guru Honorer dengan menjanjikan kelulusan, disamping itu juga berkembang rumor bahwa ada Oknum Dinas Pendidikan yang diduga melakukan Praktek KKN dengan meluluskan calon Guru Tenaga Honorer tanpa melalui mekanisme, jika hal ini terbukti maka jelas ada masalah serius dibalik penerimaan Guru Honorer di Dinas Kab. Pultab.

Menanggapi hal itu Kadis Pendidikan mengatakan, “Hal tersebut mungkin saja terjadi, makanya ini juga menjadi dasar Kami melakukan verifikasi, untuk menyatakan yang benar-benar memenuhi syarat untuk lulus dan menandatangi SPK”

Lebih lanjut Ibu Ningsih mewaspadai, “jangan sampai ada yang mengaku lulus, atau tidak test namun menuntut untuk lulus, jelas ini tidak baik, Kami membutuhkan guru dan tenaga pengajar yang betul-betul mau mencerdaskan generasi di Taliabu.”(RL)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here