Beranda Opini Kronologis Pembatalan Belok Kiri.Fest Di TIM

Kronologis Pembatalan Belok Kiri.Fest Di TIM

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Anggota Komite Belok Kiri,Fest, Dolorosa Sinaga mengungkapkan, Satu hari sebelum pembukaan peresmian dirinya mendapat surat yang berisikan pembatalan seluruh kegiatan belok kiri.fest di TIM, Dolorosa membeberkan secara detail rentang waktu sampai tgl 26 februari itu bisa di ketahui ada hal-hal yang sudah merupakan kesepakatan antara belok kiri.fest dan pihak UP PKJ TIM untuk melaaksanakan kegiatan ini.

Yang mengherankan adalah sejak dirinya melakukan permohonan kerjasama dan menyampaikan proposal yang isinya semua kegiatan yang akan ia laksanakan dari mulai peluncuran buku gerakan. Sejarah kiri indonesia hingga kepada jadwal sebelum diskusi, dan kontan diskusi tidak ada permasalahan dan sudah di setujui oleh dewan kesenian jakarta, salah satu institusi yang ada di TIM yang merupakan badan koosdinasi UP PKJ TIM dalam hal ini, dia sebagai kuratornya kegiatan diskusi, menurut Dlorosa, kalau ketua IKJ, Irawan Santoso selalu mengatakan bahwa mereka salah satu fungsi bagian kurasi yang selalu mendampingi seluruh kegiatan terutama pameran.

Yang paling fokal ia rasakan bahwa ketika dirinya kerjasama tidak pernah ada panggilan untuk berkoordinasi dan mengatakan kepadanya bahwa dirinya perlu mengurus ijin kepolisian dengan penjelasan yang lebih lengkap,”ujar Dolorosa saat Konfrensi pers di LBH Jakarta, selasa (05/04).

Sambung Dolorosa, mengetahui bahwa kegiatan ini harus memiliki ijin kepolisian ada di dalam surat yang dikirim oleh kepala PKJ TIM yang menyetujui kerjasama tepatnya deputi yang mengatakan, belok kiri.fest diminta mengurus ijin, Penjelasan mengurus ijin ini ia terima dari pengelola galeri cipta dengan Pak bambang dan mengatakan kepada dirinya, Dolorosa katakan ini maksudnya apa mengurus ijin?, dia memberikan contoh format mengurus ijin ke Polsek dan itu yang ia copy sebagai format untuk mengajukan ijin.

Ketika dirinya kesana yang di berikan persis seperti yang di tunjukkan Pak Bambang sama dengan di lakukan yang lain yang pernah ikut pameran di sana yaitu di cap, ketika iya kembali pak bambang mengatakan bahwa ini kami sudah terima, dan tolong di truskan ke kepala IKJ, dan beliau mengatakan bahwa ini sudah cukup. Kami semua berpikir bahwa kami sudah mendapatkan ke absahan untuk melakukan kegiatan dan tidak ada masalah.

Di hari jumat tgl 26 ada pertemuan yang tidak di sengaja dengan salah satu wakilnya kepala yaitu Pak Rizal yang mengatakan semuanya beres, saya katakan semuanya sudah ada, ketika dia melihat surat tersebut dia terdiam, karna dia mendapat informasi dari pengelola tim bahwa harus ada lampiran diatas surat yang di cap ini, surat dari polisi yang mengatakan yang memberi ijin.  dan Pak Rizal bingung, akhirnya dirinya melihat ketidak pastian informasi yang diberikan oleh kepala pengelola tim kepada anak buahnya tidak sama

Kemudian pada jam 5 sore kepala pengelola IKJ TIM Pak Imam Hadi purnomo mengirim surat resmi kepada panitia Belok Kiri.Fest yang isinya membatalkan semua kegiatan Belok Kiri.Fest dan tidak di ijinkan untuk diteruskan di Taman Ismail Marzuki.

Dolorosa bersama timnya menggelar rapat dan menghasilkan sepakatan, bahwa pembatalan ini adalah sebuah pelanggaran hukum dan untuk itu dirinya berkonsultasi dengan pihak LBH, dan iya melayangkan somasi pertama minggu lalu dan mengundang beliau untuk membicarakan dan beliau tidak hadir kemudian dirinya mengundang kawan-kawan jurnalis untuk mengetahui persoalan lebih jauh sehingga ia bisa sama-sama untuk melihat betapa pentingnya kita bersuara dan menyatakan menolak pelarangan atas nama kekuasaan dan menghambat seluruh kemajuan yang seharusnya menjadi pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi publik.”tutupnya.(ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here