Beranda Politik KPU Klarifikasi DPT Yang Carut Marut

KPU Klarifikasi DPT Yang Carut Marut

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan berbicara mengenai DPT yang carut marut, karna itu Viryan klarifikasi dalam pemilihan DPT 2017 banyak belum mengetahui.

Di contohkan Viryan :
Pertama, Pemilih harus memiliki KTP Elektronik
Kedua, Pemilih yang pindah dari kota ke kota di atur dalam UU No 7 Pemilih akan dapat suara H-30 akan mendapatkan 4 Hak suara.

Menurutnya, Bawaslu dan KPU menerima sejumlah masukan bagaimana disabilitas akan masuk kedalam DPT, sebab penghuni Rutan orang sakit jiwa akan di data lebih awal masuk DPPTB, untuk menjamin hak pilih mereka terkait pembentukan TPS. Guna mengantisipasi banyak nya TPS berbeda pemilu 2014 yang Disabilitas & Rutan di masukkan ke DPT.

“Klo di tahun 2019 tidak seperti itu.”kata Viryan dalam diskusi “Kisruh DPT Dalam Pemilu” di Media Center Bawaslu RI Jalan Tamrin, Jakarta pusat, Rabu (5/12/18)

Ia berharap, Upaya KPU melakukan gerakan melindungi hak pilih selama sebulan 60 hari untuk kegiatan hal tersebut agar menyisir dari menemukan warga yang punya KTP Elektronik atau belum terdata.

“Selain DPT mekanisme BPK di awal januari nanti KPU Sudah cetak surat suara.”

Terkait tahapan penyusunan daftar pemilih : DP4 pembanding-DPT Pemilu terakhir-daftar pemilih-Coklit-DPS-DPSHP-DPT.

Penyempurnaan DPT : DPT Rekomendasi Bawaslu dan Parpol dilanjutkan selama 10 hari 5 Sept 2018

Kemudian, DPTHP-1 Rekomendasi Bawaslu dan Parpol pencermatan diperpanjang selama 60 hari 16 september 2018

“DPTHP-1 Rekomendasi Bawaslu dan Parpol pencermatan diperpanjang selama 30 hari 15 Nov 2018.”pungkasnya.(Dirga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here