Beranda Politik KPU Dan Bawaslu Harus Bisa Objektif Menjelang Pemilu 2019

KPU Dan Bawaslu Harus Bisa Objektif Menjelang Pemilu 2019

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Kami laksanakan survei ini untuk membangun kinerja KPU dan Bawaslu dalam kemandirian pelaksana Pemilu. Situasi objek Pemilu yang akan datang harus lebih baik dari pemilu pemilu sebelumnya.

Begitu dikatakan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Angraini dalam diskusi bertajuk “Satu Tahun Penyelenggara Pemilu” (KPU & Bawaslu tahun 2019 ~ 2022) di
Kawasan Sultan Agung, Guntur, Setiabudi jakarta selatan, Selasa (08/05).

Menurutnya, KPU saat ini harus bisa objektif menjelang pemilu 2019. Rekomendasi kami agar survei ini menjadi acuan kerja KPU dan Bawaslu untuk melakukan langkah langkah yang lebih matang.

“Personil dalam seleksi KPU dan Bawaslu yang saat ini sedang berlangsung dapat membangun kinerja KPU dan Bawaslu di daerah.”harap Titi.

Sementara, Publik saat ini hanya melihat kinerja secara keterbukaan terhadap KPU dan Bawaslu.
“Kami menjaga KPU dan Bawaslu agar dapat bekerja dengan maksimal tanpa tekanan.”katanya.

Dalam kesempatan yang sama ketua Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif, Fery Junaidi mengatakan Bahwa hasil survei yang kami lakukan ini telah kami serahkan kepada KPU dan Bawaslu kenapa dalam survei ini kami berikan catatan, ini adalah untuk membangun KPU dan Bawaslu semoga dengan catatan-catata yang kami berikan menjadi acuan KPU dan Bawaslu dapat memperbaiki kenerja selaku penyelengara pemilu.

“Ada bagian tertentu KPU dalam verivikasi Partai Politik yang menurut kami menjadi Krusial yang kami anggap kurang mandiri. Jangan sampai kejadian ini terjadi dalam verivikasi terhadap caleg pada Pemilu nanti.”harapnya

Menurutnya, Bawaslu sudah bekerja cukup baik dalam memberikan catatan kpd pelangaran pemilu dan bawaslu sudah cukup maju dalam mengawasi pemilu.

“Dalam proses penegakan hukum agar bawaslu dapat memberikan masukan lagi.”pesannya.(adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here