KontraS: Kasus Novel Sudah Dua Tahun Bergulir Tidak Ada Kejelasan

KontraS

RadarKotaNews – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS menagih janji polisi soal kasus penyiraman air keras ke Novel Baswed kasus tidak adanya kejelasan dan tindak lanjut. Padahal, TGPF untuk kasus Novel sudah dua tahun lebih bergulir.

Hal tersebut di sampaikan Ketua Bidang Advokasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Putri Kanesia di Kantor KontraS, jalan Kramat II,
Jakarta Pusat, Senin (1/7).

“Kasus Novel Baswedan itu sudah dua tahun lebih, mana katanya Kepolisian sudah bentuk tim gabungan,” ujarnya

Putri menilai, Kepolisian seperti menutup-nutupi kasus Novel. Janji untuk menjelaskan bukti baru ke publik di Juni pun hingga detik ini tidak kunjung dilakukan.

“Bulan ini, janjinya ada bahan yang sudah harus diberitahu. Tapi sampai saat ini belum, masih kita lihat ya,” Katanya.

Menurut Putri, ada keanehan dalam penanganan kasus Novel, jika dibandingkan oleh pembunuhan sekeluarga oleh perampok di sebuah rumah mewah yang terjadi di Polomas, Jakarta Timur kala itu. Padahal, kasus tersebut mempunyai barang bukti awal yang sama dengan bermodalkan CCTV, namun hingga lebih dari 800 hari, Kepolisian masih bungkam terkait kasus ini.

Pasalnya, Satu orang korbannya yang ditangani dengan banyak orang dalam tim di dalamnya masih sulit membuktikan, berbeda sekali dengan pembuktian pembunuhan di Pulomas.(Dirga)