Kereta Api Commuter Line Kembali Memakan Korban Akibat Kelalaian Pengguna Jalan

Radarkotanews.com – Sebuah angkutan umum Metromini ditabrak commuter line yang sedang melintas di perlintasan kereta api Muara Angke, Jakarta Utara. Sedikitnya 13 orang dilaporkan meninggal dalam kejadian ini.

Kronologis kejadian menurut keterangan saksi Syarif, Metro mini sedang ngebut datang dari arah Jemb Lima menuju Kalideres dan Palang pintu Kereta Api sudah dalam keadaan tertutup, namun karena masih dalam kecepatan tinggi dan kejar-kejaran dengan Metro Mini lainya supir Metro mini a/n Andi tidak bisa mengendalikan Metro Mini sehingga pintu palang yang sudah tertutup  diterobos.
Pada saat yang bersamaan KA Commuter line dari arah Kota menuju Angke langsung menabrak Metro Mini tersebut sehingga terseret sampai Stasiun Kereta Api Angke kurang lebih 200 meter.

“Laporan korban yakni 13 orang meninggal,” ujar petugas Pemadam Kebakaran Suku Dinas Jakarta Barat, Norman saat dimintai konfirmasi, Minggu (6/12/2015).

Selain meninggal, ada juga korban yang mengalami luka akibat kecelakaan ini. Korban sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. sementara sopir Metro mini tidak termasuk korban yang tewas dan sudah diamankan di Polsek Tambora.

“3 Orang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Saat ini petugas tengah mengevakuasi bangkai Metromini tersebut,”

Akibat kecelakaan Metromini yang tertabrak KCL di perlintasan kereta Muara Angke, Jakarta utara, jadwal commuter line terganggu. Hal itu diungkapkan oleh Corporate Communication Manager Eva Chairunnisa.

Proses evakuasi kereta api berlangsung cukup lama karena kereta juga mengalami kerusakan. “Setelah proses evakuasi, kereta akan dibawa ke depo,”katanya.

Menurut keterangan saksi, kereta api nomor 1528 ditabrak Metromini B 80 jurusan Kalideres – Jemb Lima No Pol B 7760 FD pada pukul 08.48 WIB. Metromini kemudian terseret sampai peron Kereta Api Angke kurang lebih 200 meter sehingga mengakibatkan selang air brake pecah.(Id)