Beranda Opini Kenapa Ummat Islam Khususnya Para Ulama Tidak Lagi Mau Jujur Dalam Menilai...

Kenapa Ummat Islam Khususnya Para Ulama Tidak Lagi Mau Jujur Dalam Menilai Suatu Hukum

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Ketika Pemerintah melarang HTI atau Hizbut Tahrir hal itu tepat dalam pandangan seluruh ulama ahlussunnah waljamaah. 

Yang kita tolak adalah larangan terhadap FPI.

Karena dua ormas tersebut berlainan pandangan, walau dalam banyak gerakan HTI selalu membonceng kepada gerakan mana saja yang berbau islam, tapi mereka tidak murni untuk kemaslahatan ummat Islam, khususnya di Indonesia.
HTI telah banyak membuat ulah diberbagai negara Islam.

Pemerintah tidak kritis dalam memahami perbedaan HTI dengan FPI. FPI prodak Pancasila yang diasuh oleh anak bangsa yang kritis. Adapun HTI prodak luar yang sengaja disebar untuk meruntuhkan kesatuan ummat islam dalam bernegara dan berdaulat.

Mereka berusaha dan berjuang agar khilafah berdiri. yang tentunya harus dengan mengorbankan pemerintahan yang ada.

Kalau FPI di sertakan atau disamakan dengan HTI itu menunjukan kelemahan Pemerintah dalam memahami keluhan dan jeritan rakyat, Khususnya ummat Islam.
FPI adalah suara rakyat yang tidak di dengar oleh pemerintah khususnya para aparat yang sudah diborgol oleh bandar bandar maksiat. dan perampas harta negara.

Mohon ummat islam jujur agar jangan golongan yang tidak diridhoi Allah merusak kemurnian dakwah ummat islam yang disuarakan melalui ormas-ormas yang diantaranya adalah FPI.

Kalau tidak berlebihan dikatakan FPI adalah anak asuh NU yang tidak puas melihat para sepuhnya sibuk ibadah yang maruf tapi tidak peduli dengan makin merebaknya kemaksiatan.

Saya menulis ini agar para ulama dan cendikiawan muslim jujur dan berani menyatakan yang salah adalah salah, yang benar adalah benar.

Kalau tidak ada penyelewengan HTI kecuali dengan mengkafirkan semua pemerintah islam berikut semua orang yang setuju terhadap pemerintahan tsb. maka sungguh sudah menjadi alasan kuat untuk melarang HTI di bumi Indonesia.

Oleh:
Habib Salim Alathas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here