Beranda Ekonomi Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta

Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta dan yang ada di Indonesia, sejarahnya bagaimana cina menjadi besar, pada waktu Pak harto yang melahirkan mereka pada tahun 1971 Pak harto menjadi pejabat Presiden dan pemilu terpilih dan Pak harto menjadi Presiden dan dimulailah pembangunan,

Hal tersebut di sampaikan Ahli Manajemen dan Evaluasi Industri, Sri Bintang Pamungkas dalam diskusi bertajuk “Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta,” dikawasan Cikini, jakarta pusat, Jumat (14/12/18)

Lebih lanjut menurut Sri Bintang, kebijakan Pak harto kalau kalian ada 25 anda boleh pinjam 75 tetapi kalau cina pinjam dari temennya dan kelebihannya minoritas teman- temannya solid dan minjam ke bank dia berani, bukan seperti kita pribumi, cina berani pinjam banyak dan tidak takut hutangnya banyak, tetapi usahanya lancar saja dan bisa mengganti uang yang dipinjamkan ke Bank.

“Cina itu melakukan sesuatu hal yang tidak jujur dan tidak terpuji dan bukan satu orang melainkan ratusan orang, otomotif Astra sekitar 70 an terbentuk dari cina, dan saya kerja di Astra pernah disana dan join dengan UI mengajar,”katanya.

Begitu cara cina itu, sebut Sri Bintang, dan munculah kebijakan Pak harto dan munculah mafia klaim mereka tidak pernah ada dilapangan dan tidak bisa menolak Pak harto dan cina gampang saja memperkosa rakyat kita.

Selain itu, Perusahaan cina gajinya tidak sama dengan cina-cina yang bekerja disuatu tempat pekerjaan itu, mereka melakukan manipulasi dengan neraca keuangan dengan menjadi buruh- buruh kita, dan kita digaji kecil oleh cina dan juga cina bermain aset apresiasi agar pajakanya kecil dan koordinasi dengan orang pajak agar pajaknya sekecil mungkin.

Sementara, di zaman Pak harto dibiarkan melakukan berbagai bisnis antara lain adalah otomotif dan otomotif tidak ada pembuatan kita, semua dari cina dan permainan mereka memanfaatkan pasar yang begitu besar, baik Menteri kita Wijoyo dan teman tim mafia lainnya, dan masih ada Pak subroto dan lain sebagainya, dan mereka masih hidup harus ditanya kenapa terjadi krisis moneter.

Pada saat Ahok menjabat ia menyiapkan 17 pulau dan di tentang oleh ITB dan UI. Dan terjadi banjir akibat bermuara 13 sungai di muara pantai utara dan bagaimana mencegah erosi pantai padahal bisa di simulasikan.

Pasalnya, Anies baswedan dikerjain atau dipengaruhi oleh cina- cina kaya. Karna itu, Gubernur kita harus diselamatkan.

“Sejak Jokowi dan Ahok naik jadi Gubernur dan wakil Gubernur, itulah mulai rakyat cina masuk lebih banyak dari sebelumnya Isu juga beliau membolehkan 10 juta rakyat cina ke Indonesia, dan mereka itu bukan untuk kita pribumi yang memanfaatkan tempat kita tercinta ini, malah rakyat cina yang di perbolehkan untuk masuk ke Indonesia. Seperti apa coba rakyat kita kalau semua tempat kita hampir dikuasai oleh rakyat cina.”jelas Sri Bintang.(wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here