Beranda Ekonomi KDO Gruduk Istana, Permen Hub 32/2016 Dinilai Menciptakan Pengangguran

KDO Gruduk Istana, Permen Hub 32/2016 Dinilai Menciptakan Pengangguran

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Ratusan massa dari Komunitas Driver Online Se – Jabotabek menggelar aksinya di depan Istana Negara Medan Merdeka, senin (19/09). Hal ini terkait dengan Permen Hub 32/2016 yang tidak mendukung Driver Online.

Ketua Komunitas Drives Online, Ronaldy Dhubian mengatakan bahwa aksi ini dalam rangka menolak Peraturan Menteri (Permen/PM) Perhubungan No.32 tahun 2016 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek terutama terkait balik nama kendaraan, uji KIR dan penggunaan SIM A umum untuk para pengemudi transportasi Online.

Selain itu massa menuntut kepada pemerintah terutama kepada Jokowi selaku Presiden untuk membatalkan ataupun mencabut Peraruran Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016 dikarenakan :

Pertama, Dalam membuat Permen tersebut Pemerintah tidak pernah mengikut sertakan pihaknya selaku Driver (mitra) dari Transportasi Online dan salah satu stake holder.

Kedua, Permen tersebut jelas telah membuktikan Pemerintah tidak berpihak kepada rakyat kecil (Driver) yang membutuhkan pekerjaan halal dan masyarakat Jakarta yang membutuhkan modal transportasi yang mudah, murah, nyaman dan aman, Bahwa Pemerintah hanya peduli terhadap pada kepentingan – kepentingan pemilik modal dan tidak terhadap rakyatnya.

Ketiga, Menolak untuk melakukan KIR karena kendaraan kami bukanlah angkutan umum, Apabila kami dipaksakan untuk melaksanakan KIR, maka kami akan dirugikan karena ansuransi terhadap kendaraan kami akan batal demi hukum karena dipergunakan layaknya angkutan umum.

“Menolak untuk menggunakan surat ijin mengemudi A umum, dikarenakan kendaraan kami bukanlah kendaraan berplat kuning ataupun kendaraan umum dan bertentangan dengan UU No. 22 tahun 2009 tentang angkutan lalu lintas dan angkutan jalan.”ujar Rinaldy.

Lanjut Rinaldi, Pihaknya juga menolak dengan keras balik nama STNK kendaraan ke perusahaan PT. Ataupun koperasi sesuai yang diatur oleh Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016.

“Komunitas Driver Online Meminta kepada Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Jokowi untuk dapat memenuhi tuntutan ini, dikarenakan pihaknya hanyalah rakyat kecil yang ingin mencari nafkah secara halal dan sesuai janji Presiden pada saat kampanye yang berjanji akan berpihak kepada rakyat kecil.”tutup Renaldy.

 

(Bayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here