Beranda Nasional Kaum Buruh Pernah Sangat Terpuruk Pada Rezim Ini

Kaum Buruh Pernah Sangat Terpuruk Pada Rezim Ini

0
BERBAGI

RKN, Jakarta – Harapan besar bahwa peringatan hari Buruh tidak menjadi seremonial belaka tetapi bisa menjadi titik awal perjuangan Buruh guna memperbaiki nasib serta kesejahteraan dirinya sepertinya hanya akan menjadi wacana. Pasalnya seperti yang kita ketahui bersama dari tahun ke tahun peringatan Hari Buruh hanya diisi dengan serangkaian kegiatan yang bersifat ‘perayaan’ yang kental dengan euforia, dan hal ini hampir menjadi budaya.

Presedium Mabes Anti Korupsi (MAK), Rahman Latuconsina menilai bahwa seharusnya para buruh bisa memaksimalkan momentum Hari Buruh se-Dunia yang akrab disebut “mayday” dengan menaikan posisi tawar mereka terhadap Pengusaha dan Pemerintah. Bahwa hari ini Kaum Buruh di Indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan merupakan realita yang harus dilawan dan diperjuangkan.

“Sejarah mencatat bahwa pada rezim ini (Baca: PDIP), buruh pernah berada pada titik keterpurukan yang paling dalam. Dimana Era kepemimpinan Megawati menjadi rezim yang paling bertanggung jawab atas diluncurkannya program outsourcing atau alih daya. Melalui UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Kaum Buruh merasakan bahwa Negara tidak pada posisi ditengah-tengah mereka.”ujar Rahman di Jakarta, minggu (01/05/2016).

Lanjut Rahman, Saat ini melalui Presiden Jokowi seharusnya para Buruh bisa mendesak, agar PDIP bisa menebus dosa-dosanya, untuk segera menyatakan kepeduliannya terhadap Buruh dan merevisi berbagai Kebijakan yang hari ini kurang berpihak kepada mereka. Sehingga gerakan 1 Mei tidak menjadi gerakan sporadis yang akhirnya tidak pernah menemui titik klimaks,”pesannya

“Selamat berjuang saudara Ku, kaum Buruh se-Nusantara. Kalian adalah para pahlawan Bangsa, semoga keberadaan dan kesejahteraan Kalian menjadi PR yang harus segera di tuntaskan Pemerintah.” (fk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here