Gerakan Mahasiswa Maluku Anti Korupsi Mendesak KPK Menangkap Elion Numberi

 

RadarKotaNews – Gerakan Mahasiswa Maluku (GMM), Gelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (23/10). Terkait kasus proyek pembangunan jalan piru-waisala yang menelan biaya sebesar Rp.50.440.000.000.00 (lima puluh miliar empat ratus empat puluh juta rupiah) dan proyek pembangunan jalan taniwel-saleman sebesar Rp.54.320.000.000.00 (lima puluh empat miliar tiga ratus dua puluh juta rupiah).

Koordinator Aksi unjuk rasa Fhais Lesilawang mengatakan bahwa melihat perkembangan kasus suap yang dilakukan oleh terdakwa direktur utama PT. Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir kepada Saudara Elion Numberi selaku anggota DPR RI fraksi golkar komisi V. Menurut dia, hal tersebut diduga kuat menerima suap melalui Damayanti pada saat kunjungan kerja dimaluku sebagai fee.

Namun kata Fhais, sampai saat ini belum memberikan asas kepastian hukum, terkait proyek pembangunan jalan lintas seram dari piru-waesala dan taniwel-saleman dengan total nilai proyek sebesar Rp.104.760.760.000.000.00 (seratus empat miliar tujuh ratus enam puluh juta rupiah).

Fhais menilai bahwa, Elion Numberi juga kuat ikut dalam proses bagi bagi fee ini. Dalam kesaksian saudara damayanti juga menyatakan bahwa Elion Numberi juga ikut dibagi pada saat kunjungan kerja di provinsi maluku .

“Kami dari Gerakan Mahasiswa Maluku dengan ini menuntut kepada pimpinan KPK agar bisa segera mungkin untuk kembali mengangkat kasus ini, dan menetapkan saudara Elion Numberi sebagai tersangka,”ujar Fhais di sela-sela aksinya.

Apalagi kasus ini sambungnya, proyek ini dijalankan didaerah kami propinsi maluku, selaku anak daerah kami terpanggil secara moril untuk melihat hal ini, dan juga sebagai pemuda dan mahasiswa kami akan terus mengawal dan mendesak KPK agar usut tuntas Kasus korupsi yang melibatkan saudara Elion Numberi yang saat ini sudah pindah ke komisi VIII DPR RI. Oleh karena itu Kami tidak akan berhenti melakukan aksi sampai Elion numberi memakai rompi orens.

Oleh karena itu Kami dari Gerakan Mahasiswa Maluku menuntut :
Pertama, Mendesak KPK agar memanggil dan memeriksa kembali saudara Elion Numberi selaku anggota DPR RI fraksi Golkar dari Komisi VIII saat ini, yang juga menerima suap dari direktur utama PT. Whindu Tunggal Utama Abdul Khoir melalui Damayanti. Terkait proyek pembangunan jalan lintas seram .

Kedua, Guna memberikan asas kepastian hukum KPK harus menangkap saudara Elion Numberi, karna ikut terlibat dan menerima suap yang tidak sedikit nominalnya.

Ketiga, Selaku anak daerah yang juga memiliki tanggung jawab moril, dan juga seluruh masyarakat maluku yang ikut merasa dirugikan dengan kasus yang ada, dan pastinya merugikan negara

Keempat, Apabila kasus ini tidak memiliki kepastian dari kpk maka kami selaku pihak yang ikut dirugikan akan kembali turun dengan masa aksi yang jauh lebih besar untuk meminta kepada KPK agar menangkap saudara Elion Numberi.

Fhais berharap tuntutan tersebut dapat direspon secepat mungkin untuk ditindak lanjuti tanpa harus banyak bertele tele dengan berbagai pertimbangan apapun. Dikarenakan beberapa orang yang terseret kasus ini juga telah ditahan seperti damayanti wisnu putranti pernah manyatakan bahwa saudara elion numberi juga ikut dibagi dalam kesaksiannya.(fy)