Beranda Nasional KAKI: KPK Melangkah ke Step Lebih Tinggi Bila Jerat James Riady

KAKI: KPK Melangkah ke Step Lebih Tinggi Bila Jerat James Riady

0
BERBAGI

Jakarta, – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menuturkan, pihaknya merencanakan pemeriksaan terhadap James Riady maupun pihak lainnya dari perusahaan Lippo Group sebagai saksi guna mengklarifikasi berbagai hal terkait kasus dugaan suap proses perizinan dalam pembangunan proyek Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Tak hanya itu, kata Febri, KPK juga akan memeriksa saksi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga Provinsi Jawa Barat.

“Direncanakan akan dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi baik dari pihak pemprov kalau dibutuhkan, yang terutama dari pihak pemkab. Termasuk rencana pemeriksaan terhadap James Riady tersebut,” kata Febri di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Menyikapi hal itu, Presidium KAKI (Komite Anti Korupsi Indonesia) Andrianto SIP mengapresiasi rencana KPK terhadap CEO Lippo Group itu. Bahkan kata dia, KPK bisa melangkah ke tahap yang lebih tinggi kalau berhasil menjerat James Riady.

“Baiknya dibarengi dengan cekal terhadap James, karena Lippo sudah berkali-kali melakukan pelanggaran hukum,” ujarnya seperti dilansir dari Akuratnews.com, Sabtu (20/10/2018).

James Riady lanjut Andrianto, merupakan sosok yang untouchable (tidak dapat disentuh). Sehingga menjadi tolak ukur tersendiri bagi KPK jika bisa memeriksa dan menangkap James kalau memang bersalah.

“Sebagai orang kuat yang punya pengaruh global, sosok James yang the untouchable jadi ukuran KPK. Jangan sampe seperti kasus reklamasi yang dijerat kroco selevel Arisman, sedangkan Aguan dan Trihatma lolos,” tegas Andri.

Andri juga menandaskan, KAKI akan terus mengawal KPK dalam proses penyelesaian kasus Lippo tersebut. Ia juga mengatakan, KAKI akan mendatangi KPK dalam waktu dekat guna meminta KPK segera mengusut tuntas kasus suap Meikarta itu.

“Kita kawal KPK bila serius tumpas kejahatan Lippo. Jadi James dan Lippo bisa diganjar kejahatan korporasi. Mereka sok jago di era Jokowi ini karena bagian dari penyokong Pilpres 2019,” tandas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here