Jokowi di Ujung Tanduk, JK Semakin Buas

Radarkotanews.com – Suhu politik Jakarta semakin panas ada kemungkinan terbakar seperti kebun sawat di Riau atau hutan gambut di Kalimantan Barat, yang makin dipenuhi Imigran Cina. Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin tidak berdaya Cuma menjadi symbol boneka ibu Suri (Penguasa yang tidak mempunyai kuasa).

Pendiri dan Ketua Pergerakan Rakyat Bergerak (Rakber) Sri Bintang Pamungkas (SBP) mengatakan para menteri saat ini mulai mengetahui bahwa Jokowi Cuma tong kosong berbunyi nyaring. Mereka berjalan sendiri-sendiri yang penting jabatan tidak terusik jangan sampai terlihat mbalelo, seperti Chaniago dan Indroyono atau membuat gaduh seperti Budi Waseso (Buwas). Sekarang saatnya tikus-tikus menteri untuk berkorupsi menjelang bulan Oktober kemungkinan aka nada reshuffle total.

“Para kawan-kawan mafia Cina sudah banyak yang meninggalkan Jokowi demi dollar untuk mencari selamat,” ucap SBP dalam rilis persnya (8/9/2015).

SBP juga menyoroti anggota DPR/MPR-RI yang semakin gila, diulu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) memohon agar Barack Obama memenangkan Jokowi. Kini giliran Koalisi Merah Putih (KMP) meminta tolong Donal “Bebek” Trump untuk mengusur Jokowi, belum tentu Donal menjadi Raja Amerika.

Menurut SBP, Jusuf Kalla (JK) masih mempunyai keyakinan Jokowi akan jatuh kapan dan dengan cara apa pun. Beberapa aktivis pun mempunyai keuakinan yang sama dengan JK, dan sudah siap-siap membentuk tim sikses JK.

“Dibawah Naungan JK semua akan indah,” tandasnya.
Mereka bangga bahwa JK bisa menututpi korupsi Pelindo II, JK yang semakin buas lupa tetang fakta Presiden dan Wapres Guatemala dengan mudah di gusur karena korupsi.

“Rakyat sudah muak dengan tindakan-tindakan JK si kucing yang suka maling,’ pungkasnya.(Id)