Beranda Nasional Jika Pemerintah Tidak Mampu Mengelola Kepemudaan Hal Ini Akan Menjadi Bumerang

Jika Pemerintah Tidak Mampu Mengelola Kepemudaan Hal Ini Akan Menjadi Bumerang

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Aktivis The Jakarta Institute Rahmad Sholeh mengatakan bahwa kreatifitas dan nasionalisme menjadi kunci dasar bagi perubahan.

“Jika pemerintah tidak mampu mengelola kepemudaan hal ini akan menjadi bumerang pemerintah,” ujar Rahmad saat menjadi pembicara diskusi yang bertemakan “Solidaritas Pemuda dalam Meningkatkan Kreativitas dan Semangat Nasionalisme Demi Terwujudnya Indonesia yang Bermartabat,” di Resto Handayani Matraman, Jakarta timur (19/06).

Saat ini lanjut Rahmat, pemuda saling mengedepankan ego masing-masing sehingga menimbulkan perpecahan seperti yang dialami KNPI yang terbelah menjadi tiga kelompok.

“Perpecahan ditubuh KNPI akibat ada campur tangan kekuasaan,” cetusnya.

“Harapan kita sebagai pemuda bagaiman kita bersatu padu saling mendukung, bukan saling mengadu ego,” ucapnya.

Nasib pemuda sekarang ini hanya didiamkan saja, tanpa pernah dipikirkan mau apa sebenarnya mereka ini?

“Bagai mana peran aktif teman-teman pemuda jadi konsumtif terhadap pemerintah, kalau kita bicara nasionanlisme itu panjang lebar,” tuturnya.

Sedangkan menurut Wasekjend Bid Hubungan Internasional DPP GPI Fariz Rama Putra, SH, saat ini asing telah menguasai kekayaan indonesia di setiap daerah, kita hanya bisa tercengang dan berteriak anti asing,” geramnya.

Selama ini menurut Fariz kementerian tidak pernah turun ke lingkungan pemuda untuk membicarakan kepumadaan. Jangan hanya Kemenpora saja yang bertanggung jawab tapi pemerintah termasuk para ulama.

“Percuma revolusi jika kita belum dapat berubah,” pungkasnya.(an)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here