Beranda Suara Rakyat Istana Diduga Menjadi Dalang Ricuh Pilkada Di Maluku Utara

Istana Diduga Menjadi Dalang Ricuh Pilkada Di Maluku Utara

0
BERBAGI

Oleh: Rahman Latuconsina

Bola Panas sengketa Pilkada Malut kini berada di MK, palang pintu terakhir Hukum di Indonesia. Kini bukan hanya mata Masyarakat Maluku Utara yang memandang kesana, namun semua Mata Masyarakat Indonesia se-Nusantara melirik ke MK. Hal ini dikarenakan jika MK sebagai institusi Penegak Hukum kemudian berpolitik atau menggunakan Konstruksi Politik dan bukan menggunakan Konstruksi Hukum yang menjadi base on keputusannya, maka Rusak, Hancur dan Lembur Iklim demokrasi di Maluku Utara.

Bukan hanya Masyarakat Maluku Utara yang kehilangan Harapan, namun seluruh Masyarakat Indonesia. Betapa Negara ini dan seluruh unsur penguasa-Nya memainkan peran biadabnya yang berpotensi meluluhlantakan tatanan hukum dan Pilar-pilar Demokrasi yang menjadi Pijakan Dasar dalam Kita berbangsa dan bernegara. Hanya Demi memuaskan syahwat dan Libido Kekuasaannya.

Berbagai Pelanggaran yang nyata didepan Mata menjadi kebenaran yang tak tercela.

Istana dan PDIP diduga berperan penting dalam berbagai kekacauan ini. Kekayaan Sumber Daya Alam di Maluku Utara disinyalir menjadi tujuan Istana secara membabibuta mempertahankan petahana.

Istana diduga meng-Atensi MK terkait Kekuasaan Kehakimannya, ini yang berpotensi merusak Iklim dan Alam Demokrasi di Maluku Utara, ini sangat berbahaya…!!!

Kemudian, terkait berbagai perbuatan melawan hukum sang-Petahana yang diduga didukung atau ada back-up dari Kementerian tertentu menjadi sinyalemen bahwa: telah mati suri Demokrasi di Republik yang Kita Cintai, Innalillahi…

Lalu apa Kita harus diam? atau cukup berpangku tangan???

Ingat !!! mendiamkan kejahatan adalah bagian dari pada kejahatan itu sendiri.

L A W A N, bangkit melawan karena mundur adalah sebuah Pengkhianatan…!!!

Penulis adalah Aktivis Anti Korupsi dan Pro Demokrasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here